Folkstime.id – Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan industri pergaraman nasional guna mewujudkan target swasembada garam pada 2027. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Garam di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Minggu (8/3).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional berjalan optimal, sekaligus memperkuat transformasi industri garam nasional.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mendorong PT Garam untuk memperluas lahan produksi melalui kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, termasuk rencana pengembangan lahan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Selain perluasan lahan, inovasi teknologi juga menjadi fokus pengembangan industri garam nasional. Pemanfaatan teknologi seperti Mechanical Vapor Recompression (MVR) dan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus kualitas garam industri agar secara bertahap dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Pemerintah juga mendorong penguatan fasilitas produksi di sejumlah daerah potensial, seperti Rote di Nusa Tenggara Timur dan Gresik di Jawa Timur, guna meningkatkan kapasitas produksi garam nasional.
Menko Pangan juga mengajak para petambak garam rakyat untuk berperan aktif dalam mendukung target swasembada dengan meningkatkan pengelolaan lahan agar produktivitas dan kualitas garam semakin baik. Pemerintah daerah turut diminta untuk berkolaborasi dengan para petambak guna mencegah alih fungsi lahan tambak garam.
Ia menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pada 2027 seluruh kebutuhan garam nasional dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.
“Karena itu kehadiran saya sebagai Menko Pangan untuk memastikan percepatan pembangunan pabrik garam baru dan peningkatan produksi nasional menuju swasembada tahun 2027,” ujarnya.






