Hari Pertama Operasi Ketupat 2026, 23.486 Kendaraan dari Arah Jakarta Masuk Jateng via GT Kalikangkung

FOLKSTIME.ID – Arus lalu lintas menuju wilayah Jawa Tengah mulai mengalami peningkatan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Data pemantauan lalu lintas menunjukkan puluhan ribu kendaraan melintas melalui sejumlah gerbang tol utama di wilayah Semarang dalam periode 24 jam terakhir.

Berdasarkan rekapitulasi data lalu lintas yang dihimpun dari operator jalan tol, tercatat sebanyak 23.486 kendaraan keluar melalui Gerbang Tol Kalikangkung menuju wilayah Semarang dari arah Jakarta. Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju arah sebaliknya atau menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat mencapai 16.361 kendaraan.

Pergerakan kendaraan juga terpantau cukup tinggi di Gerbang Tol Banyumanik. Dalam periode yang sama, jumlah kendaraan yang melintas menuju arah timur atau Surabaya tercatat sebanyak 29.521 unit. Sedangkan kendaraan yang masuk menuju wilayah Semarang dari arah Surabaya mencapai 19.359 unit.

Lonjakan volume kendaraan tersebut menandakan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan menuju Jawa Tengah menjelang musim mudik Lebaran 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 menyampaikan bahwa kepolisian terus memantau perkembangan arus lalu lintas di berbagai jalur utama yang menjadi akses masuk ke wilayah Jawa Tengah.

Menurutnya, Gerbang Tol Kalikangkung masih menjadi salah satu titik krusial karena merupakan pintu utama kendaraan dari arah barat yang menuju wilayah Jawa Tengah.

“Pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, arus kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah melalui GT Kalikangkung sudah mulai menunjukkan peningkatan. Karena itu kami terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan seluruh satuan tugas yang terlibat agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar,” ujar Artanto, Sabtu (14/3).

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memperhatikan kondisi keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi baik serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

“Kami mengimbau kepada para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Jika merasa lelah, manfaatkan rest area maupun pos pelayanan Operasi Ketupat yang telah disiapkan. Ikuti pula arahan petugas di lapangan termasuk rekayasa lalu lintas yang diberlakukan,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jawa Tengah mengerahkan berbagai unsur pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Pengaturan lalu lintas, pengamanan jalur, hingga pelayanan kepada masyarakat terus dioptimalkan agar perjalanan pemudik berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Petugas juga terus melakukan pemantauan secara berkala di sejumlah titik strategis seperti gerbang tol, jalur arteri, rest area, hingga jalur wisata yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas selama periode mudik Lebaran tahun ini.(mus)

Artikel Menarik Lainnya