FOLKSTIME.ID – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Jakarta Infrastruktur Propertindo untuk menghadirkan integrasi layanan transportasi kereta wisata dengan media periklanan modern. Sinergi ini diperkuat melalui pemanfaatan pilar LRT Jabodebek sebagai kanal promosi dan penjualan terpadu.
Kerja sama tersebut mencakup pengadaan, pembangunan, hingga pengelolaan media videotron di berbagai titik strategis. Prosesnya meliputi perencanaan, instalasi, pengoperasian, hingga pemeliharaan, khususnya di kawasan LRT Jabodebek yang memiliki mobilitas tinggi. Kehadiran media ini diharapkan mampu menjadi sarana efektif dalam mendukung aktivitas pemasaran sekaligus membuka peluang monetisasi aset melalui kegiatan advertising dan branding, baik untuk perusahaan lokal maupun internasional.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menghadirkan inovasi lintas sektor. Menurutnya, integrasi antara layanan transportasi wisata dan media periklanan modern akan memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi mitra bisnis.
Melalui integrasi ini, KAI Wisata tidak sekadar menawarkan perjalanan yang nyaman dan berkesan, tetapi juga menciptakan peluang baru dalam ekosistem promosi dan publikasi. Dukungan advertising yang terintegrasi memungkinkan para mitra memanfaatkan platform ini sebagai sarana distribusi dan promosi yang efektif, dengan jangkauan audiens yang lebih luas dan terukur.
Lebih lanjut, Agus menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui promosi yang lebih luas. Integrasi transportasi dan media periklanan dinilai memiliki potensi besar sebagai wadah strategis bagi perusahaan dalam memperkenalkan produk dan layanan kepada masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset dan infrastruktur yang ada, sekaligus menciptakan sinergi antara sektor transportasi, pariwisata, dan industri kreatif. Kehadiran videotron di titik-titik strategis diyakini akan memberikan eksposur tinggi bagi berbagai brand, seiring tingginya mobilitas pengguna transportasi publik.
KAI Wisata pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi inovatif dan kolaboratif dalam mendukung pengembangan bisnis dan pariwisata nasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat promosi dan publikasi yang kompetitif di tingkat global, sekaligus memperluas peran KAI Wisata sebagai platform strategis bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan. (ss)







