Semarang Night Carnival 2026 Dipastikan Digelar Lebih Besar, 700 Peserta Defile Akan Meriahkan Simpang Lima

FOLKSTIME.ID – Perayaan Semarang Night Carnival 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-479 Kota Semarang dipastikan akan digelar dengan skala lebih besar.

Sekitar 700 peserta defile akan dilibatkan dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di pusat kota tersebut.

Kegiatan bertajuk Semarang Night Carnival 2026 di Simpang Lima dengan 700 peserta itu disebutkan akan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Hari Jadi Kota Semarang ke-479.

Partisipasi internasional juga telah dipastikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menyampaikan bahwa peserta dari lima negara telah dikonfirmasi akan ikut serta.

“Kehadiran dari Cina, Jepang, Belanda, Prancis, dan satu negara lainnya sudah dipastikan,” ujar Indriyasari, Selasa (21/4/2026).

Keterlibatan delegasi luar negeri tersebut disebutkan menjadi indikator meningkatnya daya tarik event pariwisata Kota Semarang di tingkat global.

Selain itu, wisatawan mancanegara juga telah kembali dibuka untuk menghadiri secara langsung rangkaian kegiatan.Rute Diubah, Pusat Keramaian Dialihkan ke Simpang LimaDalam pelaksanaan tahun ini, rute defile telah diubah setelah dilakukan evaluasi.

Arak-arakan peserta akan dimulai dari kawasan Balai Kota dan diarahkan menuju Simpang Lima.Perubahan rute tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan yang sebelumnya terpusat di Balai Kota.

Kawasan Simpang Lima dinilai memiliki ruang yang lebih luas sehingga masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan lebih leluasa.

“Rute telah disesuaikan agar kenyamanan penonton dapat ditingkatkan,” kata Indriyasari yang akrab disapa Iin.

Dengan perubahan tersebut, puncak hiburan akan dipusatkan di Simpang Lima sebagai titik utama keramaian.

Usung Tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”Pada peringatan tahun ini, tema yang diusung telah ditetapkan yakni Tema Semarang Bergerak Semarang Semakin Hebat 2026.

Tema tersebut merupakan pengembangan dari konsep tahun sebelumnya.

Dijelaskan bahwa semangat kebersamaan yang sebelumnya diangkat kini ditingkatkan menjadi dorongan untuk bergerak dan berkembang.

Tema itu akan menjadi benang merah seluruh kegiatan, termasuk pelibatan masyarakat, komunitas, pelaku seni, hingga UMKM.

“Tema tersebut diharapkan dapat merepresentasikan semangat kemajuan Kota Semarang,” ujar Iin.

Rangkaian Dimulai Sejak Pertengahan AprilRangkaian kegiatan Jadwal Semarang Night Carnival HUT Kota Semarang ke-479 telah dimulai sejak 14 April 2026 melalui peluncuran resmi.

Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari kegiatan keagamaan, sosial, kesehatan, hingga seni budaya.

Dalam bidang seni budaya, sejumlah kegiatan telah dijadwalkan, termasuk perayaan Paskah bersama serta atraksi lintas budaya berupa ogoh-ogoh pada 26 April.

“Seluruh rangkaian telah disusun dan akan berlangsung hingga awal Mei,” kata Indriyasari.

Puncak perayaan akan digelar pada 2–3 Mei 2026. Upacara resmi akan dilaksanakan pada 2 Mei pagi, dilanjutkan dengan pembukaan festival UMKM di kawasan Simpang Lima.

Pelibatan pelaku UMKM disebutkan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal. Pada malam harinya, hiburan akan dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya dan Semarang Night Carnival.

Sejumlah hiburan rakyat juga telah disiapkan, termasuk penampilan grup musik Wali Band pada 2 Mei dan Deni Cakrawala pada 3 Mei.

Jalan Sehat hingga Pemecahan Rekor LumpiaPada 3 Mei pagi, kegiatan jalan sehat atau melaku bareng akan digelar bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut akan dirangkaikan dengan aksi sosial.Selain itu, pemecahan rekor makan lumpia secara bersama juga direncanakan sebagai bagian dari promosi kuliner khas daerah.

Tema lingkungan turut diangkat melalui program penukaran sampah plastik. Sistem penukaran botol plastik telah disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup guna mengurangi volume sampah selama kegiatan berlangsung.

“Konsep pengelolaan sampah akan diterapkan melalui penukaran botol plastik,” jelasnya.

Rekayasa Lalu Lintas DisiapkanUntuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, koordinasi dengan kepolisian telah dilakukan.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama rangkaian acara berlangsung.Langkah tersebut diambil agar mobilitas masyarakat tetap terjaga dan kegiatan dapat berjalan tertib.

“Diharapkan pelaksanaan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Indriyasari. (WST)

Artikel Menarik Lainnya