FOLKSTIME.ID — Prestasi robotik nasional 2026 kembali ditorehkan oleh pelajar asal Jawa Tengah dalam ajang kompetisi teknologi tingkat nasional yang diselenggarakan di Bandung pada 25–26 April 2026. Penghargaan bergengsi tersebut berhasil diraih oleh Tahani Ahla Al Amani (10), siswi sekolah dasar asal Semarang yang tampil dalam kategori Junior Programmer.
Dalam kompetisi bertajuk Greenmech 2026 tersebut, capaian membanggakan berhasil diraih setelah melalui persaingan ketat dengan puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 48 peserta disebut telah berkompetisi dalam ajang yang menitikberatkan pada kemampuan coding, robotik, dan pemecahan masalah berbasis teknologi.
Prestasi robotik nasional ini diperoleh melalui kerja tim yang solid, di mana peserta dituntut untuk merancang sistem pemrograman serta menyusun strategi pergerakan robot agar mampu menyelesaikan sejumlah misi yang telah ditentukan oleh panitia dalam waktu terbatas.
Tantangan Lima Misi dalam Waktu Enam Menit
Dalam pelaksanaannya, tim yang diwakili oleh Ahla bersama rekannya Nadhif disebut telah berhasil menyelesaikan tantangan berupa lima misi utama dengan durasi waktu hanya enam menit. Sistem pemetaan jalur serta penyusunan algoritma menjadi kunci utama keberhasilan dalam kompetisi tersebut.
“Alhamdulillah, Kak Ahla dan Nadhif mengikuti kompetisi mewakili sekolah dalam kategori beregu. Bersama timnya, mereka menyusun coding yang menggabungkan kreativitas mekanika dan robotik untuk menyelesaikan misi yang telah ditargetkan panitia,” ujar Nur Ulfa Maulida, guru pembimbing, dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga bagi lingkungan sekolah yang terus mendorong pengembangan kemampuan siswa di bidang teknologi sejak dini.
Apresiasi dan Capaian Tambahan
Selain meraih penghargaan honorable mention atau juara harapan, tim juga disebut mendapatkan apresiasi tambahan berupa voucher serta robot edukasi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kemampuan siswa di bidang robotik.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi sekolah kami. Sebelumnya, pada tahun yang sama, tim juga berhasil meraih juara dua pada tingkat regional dengan perolehan medali perak,” lanjutnya.
Keberhasilan tersebut disebut menjadi bukti konsistensi dalam pengembangan potensi siswa, khususnya dalam bidang teknologi dan inovasi berbasis digital.
Konsistensi Prestasi di Berbagai Bidang
Tidak hanya di bidang robotik, siswa tersebut juga diketahui memiliki rekam jejak prestasi di bidang lain, termasuk dalam ajang seni paduan suara tingkat sekolah.
Dengan berbagai capaian tersebut, diharapkan prestasi robotik nasional yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat nasional maupun global.(sul)







