FOLKSTIME.ID – Musibah robohnya bangunan sekolah di Kabupaten Sragen memantik perhatian serius berbagai pihak.
Di tengah kepanikan dan trauma yang dialami para siswa, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah hadir melakukan langkah cepat dengan turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan assesment, memberikan bantuan, sekaligus memastikan kondisi para korban.
Wakil Ketua 4 Baznas Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly mengatakan Baznas ikut mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah saat membesuk korban dan meninjau langsung sekolah yang ambruk beberapa hari lalu.
Kehadiran Baznas, kata dia, bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga memberi dukungan moral kepada para siswa agar tetap kuat menghadapi situasi pascakejadian dan tidak kehilangan semangat untuk belajar.
“Baznas mendampingi Wakil Gubernur untuk membesuk korban sekaligus melihat langsung lokasi sekolah yang roboh. Tujuannya memberi semangat kepada korban agar tetap semangat belajar dan tidak mengalami trauma,” ujar Sholahuddin Aly, Sabtu (16/5/2026).
Saat berada di lokasi, Baznas Jawa Tengah mendapati kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan. Tidak hanya ruang yang roboh, sejumlah bangunan lain juga dinilai berada dalam kondisi rawan dan membutuhkan penanganan segera demi keselamatan para siswa maupun tenaga pendidik.
Tim assesment Baznas menelusuri kondisi bangunan satu per satu untuk memastikan tingkat kelayakan ruang belajar yang masih digunakan. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan beberapa bagian atap sekolah masih menggunakan rangka kayu yang sudah rapuh dan berisiko membahayakan.
“Saat ke lokasi sekolah, kami melihat langsung kondisi bangunan yang rusak sekaligus mengecek kelayakan bangunan yang masih digunakan. Dari hasil assesment, beberapa bangunan lainnya juga mengkhawatirkan. Perlu penggantian atap yang masih menggunakan rangka kayu,” tegasnya.
Selain melakukan assesment dan pendampingan psikologis, Baznas Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban terdampak sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap musibah tersebut.
“Baznas hadir memberikan santunan tali asih untuk korban,” tambah Sholahuddin Aly.
Langkah cepat Baznas Jawa Tengah itu diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi sekolah sekaligus menjadi alarm penting bagi perhatian terhadap infrastruktur pendidikan, khususnya bangunan-bangunan lama yang sudah tidak layak pakai.
Di balik reruntuhan bangunan sekolah tersebut, tersimpan harapan agar tragedi serupa tidak kembali terulang. Keselamatan siswa, kenyamanan belajar, dan kelayakan fasilitas pendidikan dinilai harus menjadi prioritas utama demi menjaga masa depan generasi muda.







