Meneladani Kisah Nabi Ibrahim, Pegadaian Tebar Berkah Kurban 2026

FOLKSTIME.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha selalu menghadirkan pesan mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi menjalankan perintah Allah SWT menjadi teladan yang terus hidup hingga saat ini.

Nilai tersebut kembali diwujudkan PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang melalui program penyaluran hewan kurban Idul Adha 1447 H/2026 M.

Tahun ini, Pegadaian Kanwil XI Semarang menyalurkan 9 ekor sapi dan 61 ekor kambing kepada masyarakat di enam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program itu menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian yang secara nasional mendistribusikan 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing ke 12 Kantor Wilayah di seluruh Indonesia.

Distribusi Menjangkau Enam Area Strategis

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengatakan seluruh hewan kurban didistribusikan secara merata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk tahun ini kami menyalurkan sebanyak 9 ekor sapi dan 61 ekor kambing. Seluruh hewan kurban ini kami distribusikan secara proporsional ke enam area kerja kami supaya masyarakat dapat merasakan secara langsung kebermanfaatannya,” ujar Aries.

Penyaluran dilakukan di Area Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Pati, Purwokerto, dan Tegal. Sasaran penerima manfaat meliputi masyarakat prasejahtera, kaum dhuafa, panti asuhan, serta warga di sekitar lingkungan operasional Pegadaian.

Menghidupkan Nilai Keteladanan Nabi Ibrahim

Dalam ajaran Islam, ibadah kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga simbol ketakwaan dalam memasrahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Kisah Nabi Ibrahim AS mengajarkan pentingnya keikhlasan dan dalam berkorban demi kemaslahatan yang lebih besar.

Tradisi kurban sendiri menjadi gambaran bahwa dengan membangun hubungan antar semama manusia, menjadi jalan penghubung menuju keridhoan Allah.

Sehingga, nilai tersebut kini diimplementasikan melalui berbagai aksi sosial, termasuk pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran program kurban perusahaan dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Penerima Manfaat Rasakan Kebahagiaan

Budi Santoso, pengurus Panti Asuhan Al Busyiri yang menerima bantuan kurban, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Pegadaian Kanwil XI Semarang.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Pegadaian, khususnya Kanwil XI Semarang, atas penyaluran daging kurban ini. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan kami,” tuturnya.

Ia juga berharap dan berdoa agar Pegadaian terus diberikan kesuksesan dan tetap menebar manfaat kepada sesama.

“Semoga seluruh pimpinan dan karyawan PT Pegadaian senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran usaha, dan berkah yang melimpah dari Allah SWT,” ungkapnya.

Menjaga Nilai Amanah dan Harmonis

Bagi Pegadaian, kegiatan kurban bukan sekadar agenda tahunan, melainkan implementasi nilai Amanah dan Harmonis yang menjadi budaya perusahaan.

Melalui momentum Idul Adha 2026, Pegadaian berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat maupun perusahaan.(Rin)

Artikel Menarik Lainnya