
Gramedia Jalma Semarang resmi menghadirkan konsep ruang literasi modern yang memadukan toko buku, kafe, dan ruang komunitas.
FOLKSTIME.ID – Gramedia Jalma resmi membuka rumah keduanya di kawasan Pandanaran, Kota Semarang, Jumat (24/7/2026). Kehadiran ruang literasi ini tidak hanya menghadirkan toko buku, tetapi juga menjadi wadah membaca, menulis, berdiskusi, hingga berkolaborasi bagi masyarakat dan komunitas kreatif di ibu kota Jawa Tengah.
Mengusung tema #JumpaDiJalma: Membaca. Menulis. Bertemu., Gramedia Jalma menawarkan konsep ruang publik yang memadukan literasi, seni, musik, lokakarya, serta berbagai aktivitas komunitas. Konsep tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya membaca sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif di Semarang.
Menurut Gramedia, pemilihan Semarang sebagai lokasi kedua setelah Melawai, Jakarta, didasarkan pada berkembangnya ekosistem pendidikan, komunitas, dan industri kreatif yang semakin aktif dalam beberapa tahun terakhir.
Hadirkan Ruang Literasi yang Lebih Interaktif
Perwakilan Gramedia Jalma, Immaculata Adhista, mengatakan kehadiran Jalma merupakan upaya menghadirkan ruang yang mempertemukan masyarakat melalui buku dan berbagai aktivitas kreatif.
“Kami percaya buku selalu mampu mempertemukan orang dengan gagasan baru, dan setiap perjumpaan layak memiliki ruangnya sendiri. Jalma hadir sebagai ruang untuk membaca, menulis, dan bertemu. Kami berharap Jalma Semarang tumbuh bersama masyarakat menjadi tempat yang nyaman bagi komunitas, sekaligus ruang bagi anak-anak dan keluarga untuk menikmati waktu bersama melalui buku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di tengah meningkatnya aktivitas digital, masyarakat membutuhkan ruang fisik yang mampu menghadirkan interaksi langsung, diskusi, hingga pertukaran ide yang lebih bermakna.
Desain Inklusif untuk Berbagai Kalangan
Sebagai bagian dari pembukaan, Gramedia Jalma menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kota, Menulis Perjumpaan” yang menghadirkan pembicara dari dunia arsitektur, penerbitan, dan komunitas kreatif. Diskusi tersebut membahas pentingnya ruang literasi sebagai bagian dari kehidupan perkotaan.
Antonius Arya dari Smiljan & SPOA Architecture menjelaskan desain Gramedia Jalma dirancang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat modern.
“Perubahan gaya hidup masyarakat di kota besar mendorong adanya kebutuhan akan ruang dengan aktivitas yang beragam dalam satu tempat. Smiljan dan SPOA Architecture merancang Gramedia Jalma untuk menciptakan ruang yang inklusif dan nyaman bagi berbagai kalangan, sehingga tetap relevan dengan kebutuhan serta gaya hidup beragam pengunjung,” katanya.
Dorong Budaya Membaca Sejak Usia Dini
Selain menjadi ruang berkumpul komunitas, Gramedia Jalma juga menghadirkan area yang ramah bagi keluarga dan anak-anak agar budaya membaca dapat tumbuh sejak dini.
Vice General Manager Penerbit Gramedia, Noni Mira Timotius, menilai pengalaman membaca sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga.
“Pengalaman membaca sering kali dimulai dari keluarga. Kehadiran ruang yang ramah bagi anak membuat buku tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga pengalaman yang dinikmati bersama oleh orang tua dan anak,” tuturnya.
Perkuat Kolaborasi Komunitas Kreatif Semarang
Kehadiran Gramedia Jalma juga mendapat sambutan dari pelaku ekonomi kreatif di Semarang. Tries Supardi dari Semarang Creative Consortium berharap ruang tersebut mampu menjadi titik temu berbagai komunitas untuk melahirkan kolaborasi baru.
“Semoga Jalma menjadi ruang yang terbuka bagi siapa pun untuk saling bertemu, berbagi gagasan, dan melahirkan kolaborasi-kolaborasi baru di Semarang,” katanya.
Rangkaian grand opening turut diisi berbagai workshop, aktivitas interaktif, sesi jejaring komunitas, hingga ditutup dengan penampilan grup musik Efek Rumah Kaca yang menghadirkan suasana hangat melalui musik, cerita, dan kebersamaan.
Melalui kehadirannya di Kota Semarang, Gramedia Jalma berharap dapat menjadi ruang publik yang terus berkembang bersama masyarakat, memperkuat budaya literasi, mendukung aktivitas komunitas, sekaligus membuka peluang lahirnya gagasan dan kolaborasi baru di Jawa Tengah.(tya)
