Folkstime.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Tengah (Dekranasda) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Disperindag) menghadirkan Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium The Park Mall Semarang pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026.
Agenda ini digelar sebagai alternatif kegiatan akhir pekan sekaligus pilihan ngabuburit selama Ramadan, dengan menghadirkan bazar UMKM, pameran modest fashion, hingga ragam perlombaan dan hiburan bernuansa Islami.
Kepala Disperindag Jateng, July Emmylia, mengatakan D’Modifest Jateng 2026 menjadi momentum strategis untuk memperluas promosi produk UMKM berbasis syariah, terutama sektor modest fashion dan kuliner halal yang menunjukkan tren pertumbuhan positif.
“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi produk UMKM syariah, khususnya sektor modest fashion dan kuliner halal yang terus berkembang,” ujar Emmy saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, penyelenggaraan festival tersebut juga selaras dengan program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam mewujudkan Jawa Tengah sebagai provinsi ramah muslim melalui penguatan pariwisata halal.
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhi bazar kuliner halal dan pameran busana muslim yang melibatkan pelaku UMKM dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain itu, rangkaian acara juga mencakup fashion show, lomba-lomba kreatif, talkshow keperempuanan, hingga pertunjukan seni.
Pembukaan D’Modifest 2026 dijadwalkan pada Jumat (27/2/2026) sore oleh Gubernur Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin.
“Pada hari tersebut juga ada fashion show siswa SLB Kota Semarang dan Kepala OPD Pemprov Jateng. Suasana Ramadan juga akan semakin semarak dengan lomba hadroh antar-OPD dan BUMD Jateng, serta lomba tung-tung sahur antarpondok pesantren,” terang Emmy.
Memasuki hari kedua, Sabtu (28/2/2026), agenda diisi lomba antar pelajar SMA/SMK se-Jawa Tengah, tutorial make up, serta peragaan busana yang menampilkan Ketua Dekranasda Jateng dan Ketua Dekranasda dari 35 kabupaten/kota bersama istri pimpinan Forkopimda Jateng.
Sebelumnya, akan digelar Talkshow Opini (Obrolan Perempuan Terkini) bertema “Dari Hati ke Karya: Spirit Ramadan dalam Produk Lokal”. Forum tersebut menghadirkan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin, serta sejumlah narasumber lainnya.
Pada hari terakhir, Minggu (1/3/2026), pengunjung dapat mengikuti tutorial hijab modern dan color analysis. Puncak kegiatan ditutup dengan penampilan pemenang lomba hadroh, band, dan tung-tung sahur sekaligus penyerahan hadiah.
Emmy menilai tren busana muslim saat ini mengalami pertumbuhan signifikan dan semakin menjadi preferensi masyarakat. Kondisi tersebut membuka peluang pasar yang luas bagi pelaku UMKM daerah.
Menurutnya, promosi yang terintegrasi dan kolaborasi lintas daerah diperlukan agar produk lokal mampu bersaing dan menembus pasar yang lebih luas.
Melalui D’Modifest Jateng 2026, Dekranasda dan Disperindag berharap UMKM syariah mendapatkan ruang promosi yang optimal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi daerah berbasis nilai syariah dan kearifan lokal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk meramaikan Dekranasda Modest & Iftar Fest akhir pekan ini. Kehadiran masyarakat adalah dukungan penting bagi pengembangan UMKM syariah lokal,” tandas Emmy.(tya)







