FOLKSTIME.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memastikan jalur rel di KM 32+7/8 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug kembali aman dilalui setelah sebelumnya terdampak genangan air.
Sejak pukul 07.40 WIB, perjalanan kereta api di lintas tersebut dinyatakan normal kembali, meski dengan kecepatan terbatas.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa genangan air sempat mengganggu operasional perjalanan kereta sejak dini hari.
“Sejak terjadinya genangan dan dinyatakan tidak aman dilewati KA pada pukul 01.45 WIB, perjalanan KA dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur hulu secara bergantian,” ujar Luqman Arif dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, selama gangguan berlangsung, petugas prasarana KAI Daop 4 Semarang langsung melakukan penanganan intensif di lokasi.
Upaya tersebut meliputi pemantauan kondisi jalur, pembersihan sampah, pengukuran geometri rel, hingga memastikan keselamatan operasional kereta api.
“Setelah melalui proses evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh, jalur dinyatakan aman pada pukul 07.40 WIB untuk dilintasi dengan kecepatan terbatas,” jelasnya.
Dengan kondisi jalur yang telah pulih, perjalanan kereta api yang sebelumnya harus bergantian kini kembali berjalan sesuai jadwal.
Meski demikian, KAI tetap melakukan pemantauan lanjutan guna memastikan prasarana tetap dalam kondisi andal dan aman.
Tercatat sebanyak delapan perjalanan kereta api terdampak akibat genangan tersebut. Masing-masing mengalami keterlambatan sekitar 10 hingga 15 menit karena harus melintas secara bergantian.
“Atas gangguan tersebut, KAI memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi,” ungkap Luqman.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api bagi seluruh pelanggan.







