FOLKSTIME.ID – Halal bihalal Alumni Program Doktor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang di Hotel Griya Persada Bandungan tak sekadar menjadi ajang temu kangen, Sabtu (4/4/2026).
Dari forum ini, lahir komitmen kuat untuk mendorong kesadaran hukum dan memperkuat integritas dalam pelayanan publik.
Sekitar 250 peserta yang terdiri dari alumni dan mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mengikuti kuliah pakar yang menghadirkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Fitroh Rohcahyanto.
Dalam paparannya, Fitroh menekankan bahwa nilai-nilai dasar seperti mawas diri, ikhlas, sabar, dan rasa syukur merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
“Bagaimana kita mampu mengendalikan diri dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Itu kunci agar hubungan antara pemerintah dan masyarakat bisa berjalan setara, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Fitroh yang juga alumni S1 Untag Semarang sekaligus penasehat Ikatan Keluarga Alumni Untag, mendorong para alumni untuk mengambil peran strategis di tengah masyarakat, terutama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Sementara itu, Ketua Alumni Program Doktor Untag Semarang, Dr. Ady Setyawan, SH, MH, melihat kegiatan ini sebagai titik tolak untuk gerakan yang lebih luas.
“Halal bihalal ini bukan hanya kembali ke fitrah secara personal, tetapi juga menjadi momentum memperbaiki diri dalam kehidupan sosial dan profesional,” katanya.
Ady menegaskan, alumni doktor ilmu hukum memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat sebagai agen edukasi hukum.
Menurutnya, pemahaman hukum yang baik harus dibagikan agar masyarakat tidak lagi awam terhadap hak dan kewajibannya.
“Ke depan, kami akan mendorong program sosialisasi hukum. Kami ingin masyarakat bisa memahami hukum secara benar, karena kami telah dibekali teori dan praktik yang cukup selama menempuh pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, para alumni tidak boleh berhenti pada tataran akademik semata, melainkan harus mampu menerjemahkan ilmu yang dimiliki menjadi aksi nyata.
Melalui kegiatan ini, Alumni Program Doktor Untag Semarang ingin menegaskan perannya bukan hanya sebagai komunitas intelektual, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan menuju masyarakat yang sadar hukum dan pemerintahan yang berintegritas.







