FOLKSTIME.ID – Ketepatan waktu kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang selama masa Angkutan Lebaran 2026 telah dicatat hampir menyentuh angka sempurna. Dalam periode 11 Maret hingga 25 Maret 2026, performa operasional yang stabil telah ditunjukkan dengan capaian on time performance (OTP) sebesar 99,26 persen untuk keberangkatan dan 98,19 persen untuk kedatangan.
Capaian ini tidak datang secara instan. Sistem operasional yang terintegrasi telah dijalankan secara disiplin, sementara koordinasi lintas lini telah diperkuat sejak awal masa angkutan Lebaran dimulai. Sebanyak 34 perjalanan kereta api setiap harinya telah dioperasikan dengan tingkat ketepatan waktu yang mendekati 100 persen.
Kinerja tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa layanan transportasi kereta api semakin dapat diandalkan oleh masyarakat, terutama pada momen krusial seperti arus mudik dan balik Lebaran.
Peran Kolektif Petugas Jadi Kunci Layanan Prima
Di balik tingginya ketepatan waktu, peran petugas di berbagai lini telah dioptimalkan. Mulai dari pengatur perjalanan kereta, masinis, petugas stasiun, hingga tim perawatan jalur, seluruhnya telah dilibatkan dalam menjaga kelancaran operasional.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa sinergi menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.
“Sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret 2026, KAI Daop 4 Semarang telah melayani 1.665 perjalanan kereta api dengan berbagai tujuan, baik untuk KA keberangkatan awal maupun KA yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang, dengan pengelolaan operasional yang tetap terjaga optimal,” ujar Luqman, Kamis 26 Maret 2026.
Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap elemen operasional telah bekerja secara maksimal untuk memastikan perjalanan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepercayaan Masyarakat Meningkat di Angkutan Lebaran 2026
Dampak positif dari ketepatan waktu kereta api telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Tingkat kepercayaan terhadap moda transportasi ini telah meningkat, seiring dengan kepastian jadwal yang diberikan.
Ketepatan waktu tidak hanya dipandang sebagai indikator kinerja, tetapi juga telah menjadi faktor utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi penumpang. Perencanaan perjalanan pun menjadi lebih pasti karena jadwal keberangkatan dan kedatangan dapat diandalkan.
Dalam konteks Angkutan Lebaran 2026, layanan yang konsisten telah membuat kereta api semakin diminati sebagai pilihan utama transportasi.
Lonjakan Penumpang Jadi Indikator Keberhasilan Layanan
Peningkatan signifikan jumlah penumpang telah tercatat selama periode 11 hingga 26 Maret 2026. Sebanyak 895.416 penumpang telah dilayani di wilayah Daop 4 Semarang.
Jumlah tersebut terdiri dari 429.940 penumpang naik dan 465.476 penumpang turun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, okupansi penumpang telah mengalami kenaikan sebesar 15 persen.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa kualitas layanan yang telah ditingkatkan berhasil menarik minat masyarakat. Kereta api kini tidak hanya dipilih karena harga yang kompetitif, tetapi juga karena ketepatan waktu dan kenyamanan yang ditawarkan.
Penambahan Perjalanan dan Kapasitas Jadi Strategi Antisipasi Lonjakan
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, jumlah perjalanan kereta api telah ditingkatkan. Selama masa Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 542 perjalanan KA telah dioperasikan, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, kapasitas tempat duduk juga telah ditambah menjadi 308.148 kursi, naik 3 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 297.994 kursi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dalam memastikan ketersediaan layanan yang memadai. Kebutuhan masyarakat akan transportasi yang aman dan nyaman telah direspons dengan penambahan kapasitas secara terukur.
Pergerakan Penumpang Harian Terus Tinggi
Pada 26 Maret 2026, volume penumpang harian masih tercatat tinggi. Sebanyak 59.694 penumpang telah dilayani dalam satu hari, terdiri dari 30.987 penumpang naik dan 28.707 penumpang turun.
Angka ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat masih berlangsung intens, bahkan menjelang akhir masa angkutan Lebaran.
Untuk menjaga kelancaran, imbauan kepada penumpang terus disampaikan agar datang lebih awal ke stasiun dan menjaga barang bawaan selama perjalanan.
Komitmen KAI: Layanan Tepat Waktu dan Berkesan
Komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan telah ditegaskan kembali oleh pihak KAI. Tidak hanya aspek operasional, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan pelanggan terus menjadi prioritas utama.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan performa pelayanan di semua aspek, baik operasional, keselamatan, maupun kenyamanan pelanggan, demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin aman, tepat waktu, dan berkesan,” tutup Luqman.(tya)







