KAI Daop 4 Semarang Catat Lonjakan Penumpang di Hari Terakhir Libur Lebaran

FOLKSTIME.ID – Memasuki hari terakhir masa libur Lebaran 2026, lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang masih terpantau tinggi. Volume perjalanan masyarakat pada arus balik masih didominasi oleh pengguna moda transportasi kereta api di sejumlah stasiun utama.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 62.053 penumpang telah dilayani, dengan rincian 31.829 penumpang diberangkatkan dan 30.224 penumpang tiba. Secara kumulatif, selama 18 hari masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 hingga 29 Maret 2026, jumlah penumpang telah mencapai 1.093.135 orang.

Selama periode arus balik yang berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026, total sebanyak 477.299 penumpang telah dilayani dengan tren harian yang relatif stabil, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat hingga penghujung masa libur.

“Kami mengoperasikan sebanyak 36 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, termasuk 2 perjalanan tambahan dengan kapasitas 19.246 tempat duduk per hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terpenuhi dengan layanan yang aman dan nyaman,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif.


Distribusi Penumpang Arus Balik Relatif Stabil

Selama sepekan arus balik, jumlah penumpang tercatat tersebar merata setiap harinya. Pada 23 Maret, sebanyak 38.260 penumpang diberangkatkan dan 35.771 penumpang datang. Jumlah tersebut mengalami sedikit fluktuasi pada hari-hari berikutnya, namun tetap berada dalam kisaran tinggi.

Pada 24 Maret, penumpang naik tercatat 39.263 orang dan turun 35.575 orang. Kemudian pada 25 Maret sebanyak 36.383 penumpang berangkat dan 34.634 penumpang tiba. Tren penurunan tipis terlihat pada 26 hingga 29 Maret, dengan angka keberangkatan berada di kisaran 31 ribu hingga 34 ribu penumpang per hari.


KA Favorit Didominasi Rute Jarak Menengah

Tingginya minat masyarakat terhadap kereta api juga tercermin dari tingkat okupansi sejumlah layanan favorit. Beberapa kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak selama masa Angkutan Lebaran 2026 didominasi oleh relasi jarak menengah dan pendek.

Tercatat KA Ambarawa Ekspres menjadi yang tertinggi dengan 25.632 penumpang, disusul KA Tawang Jaya sebanyak 16.168 penumpang. Sementara itu, KA Kamandaka mencatat dua layanan dengan masing-masing 15.369 dan 15.095 penumpang, serta KA Kaligung dengan 14.511 penumpang.

Pola ini menunjukkan preferensi masyarakat terhadap perjalanan dengan jadwal fleksibel dan tarif yang kompetitif.


Stasiun Tawang dan Poncol Jadi Titik Terpadat

Kepadatan penumpang pada hari terakhir libur juga terpusat di sejumlah stasiun besar. Stasiun Semarang Tawang tercatat sebagai yang terpadat dengan 8.522 penumpang berangkat dan 10.897 penumpang datang.

Disusul Stasiun Semarang Poncol dengan 5.619 penumpang berangkat dan 8.429 penumpang datang. Sementara itu, Stasiun Tegal, Pekalongan, dan Cepu juga masuk dalam daftar lima besar stasiun dengan volume penumpang tertinggi.


Imbauan Datang Lebih Awal ke Stasiun

Para pelanggan diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Langkah ini diperlukan untuk mengantisipasi antrean serta memastikan proses boarding berjalan lancar.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, layanan perjalanan kereta api terus dioptimalkan melalui peningkatan pelayanan, kesiapan petugas, serta pengamanan operasional di stasiun maupun sepanjang jalur perjalanan.

Komitmen untuk menghadirkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu tetap dijaga hingga akhir periode arus balik. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.(tya)

Artikel Menarik Lainnya