Ruas Tol Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik 2026, Pemprov Jateng Terima Ganti Rugi Lahan


Folkstime.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ruas Bawen–Ambarawa pada proyek Jalan Tol Bawen–Yogyakarta akan difungsikan secara terbatas selama arus mudik Lebaran 2026. Pemudik nantinya dapat memanfaatkan jalur tersebut dan keluar melalui Gerbang Tol Ambarawa.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam agenda pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak atas tanah untuk pengadaan lahan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen di Semarang, Senin (2/2/2026).

Menurut Sumarno, pengoperasian fungsional ruas tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di kawasan Simpang Bawen.

“Jadi sudah bisa mengurangi bottle neck yang ada di Bawen,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Pemprov Jateng menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGK) atas dua bidang tanah terdampak proyek tol dengan total nilai sekitar Rp1,98 miliar.

Rinciannya, Rp1.971.621.600 untuk lahan seluas 1.748 meter persegi dan Rp13.114.200 untuk lahan seluas 4 meter persegi.

Lahan tersebut berada di area SMK Negeri 1 Bawen, Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Sumarno menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional, termasuk ruas Tol Bawen–Yogyakarta.

Ia menyatakan, apabila terdapat aset milik Pemprov Jateng yang terdampak proyek, maka pelepasan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau dari tanah-tanah yang akan digunakan ternyata milik Pemprov Jateng, tentu akan kita lepas sesuai mekanisme yang seharusnya,” katanya.

Ia berharap lahan pengganti untuk fasilitas pendidikan tidak berlokasi terlalu jauh dari sekolah, mengingat tanah yang terdampak merupakan bagian dari sarana pembelajaran siswa.

Pada kesempatan yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, Muhammad Fajri Nuqman, menyampaikan bahwa terdapat dua bidang lahan milik Pemprov Jateng yang terdampak proyek tersebut.

Ia mengakui proses pembebasan lahan secara keseluruhan belum rampung dan ditargetkan selesai pada akhir 2026. Sementara itu, progres konstruksi saat ini telah berjalan pada Seksi 1 ruas Yogyakarta–Banyurejo di Kabupaten Sleman dan Seksi 6 ruas Bawen–Ambarawa di Kabupaten Semarang.

“Hari ini mulai konstruksi untuk Seksi 2 yaitu Banyurejo sampai dengan Mungkid (Kabupaten Magelang). Tahap konstruksi diperkirakan sampai tahun 2029,” ujarnya.

Proyek Jalan Tol Bawen–Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. (Rin)

Artikel Menarik Lainnya