FOLKSTIME.ID – Bantuan sandang dan pangan telah disalurkan kepada ratusan kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Sumatra. Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas dampak bencana yang hingga kini masih dirasakan masyarakat, terutama akibat kerusakan infrastruktur dan terganggunya mobilitas warga.
Sebanyak 600 KK dilaporkan telah menerima bantuan yang tersebar di enam lokasi di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Penyaluran bantuan dilakukan menjelang perayaan Idulfitri guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Enam Wilayah Jadi Sasaran Distribusi
Distribusi bantuan difokuskan pada wilayah yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir. Empat lokasi berada di Provinsi Aceh, yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Bireuen. Sementara itu, dua lokasi lainnya berada di Sumatera Utara, yaitu Langkat dan Medan.
Bantuan tersebut telah diterima masyarakat secara bertahap dalam kurun waktu 13 hingga 17 Maret 2026. Proses penyaluran dilakukan dengan melibatkan relawan di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Laporan Lapangan Jadi Dasar Penyaluran
Keputusan penyaluran bantuan tambahan disebut telah didasarkan pada laporan kondisi aktual di lapangan yang diterima dari relawan. Kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan menjadi pertimbangan utama dalam pemberian bantuan lanjutan.
TBIG: Bantuan Tambahan Berdasarkan Kebutuhan Mendesak
Chief of Business Support Officer TBIG, Lie Si An, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan tambahan dari distribusi sebelumnya yang telah dilakukan sejak akhir tahun lalu.
“Dari relawan kami di lapangan, kami banyak mendapat laporan mengenai kondisi aktual di wilayah bencana tersebut. Jadi kami putuskan untuk memberikan bantuan tambahan untuk membantu meringankan beban masyarakat di sana,” ujarnya.
Komitmen Perusahaan dalam Pemulihan Pascabencana
Kehadiran perusahaan dalam kegiatan kemanusiaan ini ditegaskan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung masyarakat terdampak bencana. Upaya tersebut juga dilakukan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan dalam proses pemulihan.
Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Harapan Pemulihan dan Kebangkitan Warga
Melalui bantuan yang disalurkan, masyarakat terdampak diharapkan dapat merasakan dukungan menjelang Idulfitri. Selain itu, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga warga dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Dukungan yang diberikan juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta mempercepat kebangkitan masyarakat pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.(tya)






