FOLKSTIME.ID – Universitas Wahid Hasyim Semarang terus menunjukkan kemajuan pesat dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan menegaskan komitmennya menjadi universitas unggul di tingkat nasional maupun internasional.
Transformasi tersebut didorong melalui penguatan tridharma perguruan tinggi, hilirisasi riset, digitalisasi kampus, hingga penguatan karakter mahasiswa berbasis nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Rektor Unwahas, Prof Dr Ir Helmy Purwanto ST MT MIP menyampaikan bahwa seluruh arah pengembangan universitas berlandaskan nilai-nilai Aswaja yang menjadi identitas akademik sekaligus moral bagi sivitas akademika.
Nilai tersebut menjadi fondasi dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Unwahas berkomitmen menjadi universitas unggul yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga mentransformasikan ilmu dan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Dalam memperkuat peran akademiknya, Unwahas menempatkan penguatan tridharma perguruan tinggi sebagai prioritas utama.
Kampus ini mendorong pendidikan berkualitas berstandar internasional, riset yang inovatif dan transformatif, serta pengabdian masyarakat yang memberikan dampak nyata.
Hasil penelitian tidak hanya diarahkan pada pengembangan akademik, tetapi juga pada solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial dan pembangunan.
Salah satu konsep yang kini menjadi fokus pengembangan adalah “Kampus Berdampak”. Melalui konsep ini, Unwahas menempatkan perguruan tinggi sebagai institusi yang tidak hanya memproduksi ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Program pengabdian berbasis riset diperkuat, sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan oleh dunia industri maupun sektor publik.
Selain itu, Unwahas juga mengembangkan ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi di lingkungan kampus.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat daya saing bangsa melalui pengembangan inovasi yang dapat dikomersialisasikan.
Transformasi digital menjadi strategi penting dalam modernisasi tata kelola kampus. Saat ini Unwahas tengah mengintegrasikan berbagai sistem digital untuk mendukung pelayanan akademik, meningkatkan efisiensi administrasi, serta membangun konsep smart campus yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Di sisi lain, internasionalisasi juga menjadi agenda strategis pengembangan kampus. Unwahas terus memperluas kerja sama global, meningkatkan mutu akademik berstandar internasional, serta memperkuat rekognisi di tingkat global tanpa meninggalkan identitas lokal dan nilai-nilai Aswaja.
Rektor menegaskan bahwa penguatan karakter mahasiswa juga menjadi prioritas utama. Unwahas menargetkan lahirnya lulusan yang berkarakter Aswaja, berintegritas, inovatif, serta memiliki daya saing internasional sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan nasional maupun global.
Dalam Rencana Strategis 2026–2030, Unwahas berada pada fase “Early Growth” dengan target menjadi universitas unggul berbasis keilmuan berkarakter Aswaja. Kampus ini juga menargetkan lahirnya berbagai inovasi yang mampu membantu menyelesaikan persoalan masyarakat sekaligus meningkatkan pengakuan di tingkat nasional dan internasional.
Penguatan tata kelola dan sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui internalisasi nilai Aswaja, evaluasi kinerja berkelanjutan, peningkatan standar pelayanan akademik, serta pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan.
Rektor menegaskan bahwa kemajuan Unwahas merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Yayasan Wahid Hasyim, Prof Dr KH Noor Ahmad MA menambahkan bahwa Unwahas akan terus memperkuat pendidikan tinggi berbasis nilai Aswaja melalui inovasi riset, digitalisasi tata kelola, serta pengembangan kewirausahaan.
Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan strategi transformasi digital, hilirisasi riset, internasionalisasi, serta penguatan peran kampus bagi masyarakat, Universitas Wahid Hasyim Semarang optimistis mampu menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.







