FOLKSTIME.ID – Sebanyak 122 guru di Kabupaten Cilacap menerima Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pemberian tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Kamis (12/3/2026).
SK diserahkan langsung oleh Syamsul Auliya Rachman kepada para guru yang kini mendapat amanah memimpin satuan pendidikan di wilayah tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilacap, Bayu Prahara, menjelaskan bahwa pemberian tugas tambahan ini merupakan bagian dari proses mutasi dan penataan organisasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus memastikan setiap sekolah dipimpin oleh sosok yang mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.
“Pemberian SK ini merupakan bagian dari penataan organisasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik,” ujar Bayu dalam laporannya.
Ia merinci, dari total 122 guru yang menerima SK, sebanyak 98 orang ditugaskan sebagai kepala sekolah di jenjang SD negeri, sedangkan 24 orang lainnya memimpin SMP negeri.
Bayu menambahkan, kepala sekolah diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menjadi pemimpin pendidikan yang menginspirasi, mendorong inovasi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia di sekolah.
Sementara itu, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni “Cilacap Maju dan Besar”.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui pendidikan. Oleh karena itu, peran kepala sekolah sangat menentukan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing di tengah perubahan zaman.
“Melalui pendidikan yang berkualitas akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks,” kata Syamsul dalam sambutannya.
Ia juga memberikan sejumlah arahan kepada para kepala sekolah yang baru menerima tugas tambahan. Di antaranya meningkatkan mutu pembelajaran, mendorong prestasi siswa, serta membangun budaya sekolah yang menjunjung nilai kedisiplinan dan integritas.
Selain itu, para kepala sekolah diminta untuk menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Jadilah teladan dalam kepemimpinan, profesionalisme, dan pelayanan pendidikan. Pimpin serta kelola sekolah secara efektif dan efisien,” pesannya.
Syamsul juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan melalui berbagai pelatihan serta pengembangan kompetensi. Ia berharap seluruh sumber daya yang ada di sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kualitas pendidikan.
“Meskipun ini hanya tugas tambahan, saya berpesan agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jaga integritas dan martabat sebagai pendidik, serta internalisasikan nilai-nilai Core Value ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.(Pemkab Cilacap)







