354 Pejabat Pemkot Semarang Dilantik, Wali Kota Agustina: Jabatan Jangan Ditebus Uang

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan ratusan pejabat struktural. Sebanyak 354 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik serta diambil sumpah jabatannya di Aula Gedung Much Ikhsan Balaikota Semarang, Selasa (10/3/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Para pejabat yang dilantik akan menempati berbagai posisi strategis di organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Dalam arahannya, Agustina menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus mampu melanjutkan capaian kerja pejabat sebelumnya sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada.

Ia mengibaratkan pergantian jabatan tersebut seperti perlombaan estafet, di mana setiap pejabat menerima tanggung jawab yang telah dijalankan oleh pendahulunya.

“Mereka harus seperti pelari yang menerima tongkat estafet dari pejabat sebelumnya. Artinya keberhasilan harus dilanjutkan, kekurangan diperbaiki, dan tantangan baru dihadapi agar tujuan organisasi bisa tercapai,” ujar Agustina dalam sambutannya.

Selain soal kinerja, Agustina juga menyoroti pentingnya integritas aparatur sipil negara (ASN). Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada praktik permintaan uang atau transaksi dalam proses penempatan jabatan.

Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya mencederai profesionalisme birokrasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

“Saya juga mendengar isu adanya permintaan uang dalam urusan jabatan. Saya minta hal-hal seperti itu dihentikan karena tidak baik dan bisa berkorelasi dengan persoalan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup dua kategori jabatan struktural.

Dari total 354 pejabat yang dilantik, sebanyak 51 orang merupakan pejabat administrator, sedangkan 303 lainnya menjabat sebagai pejabat pengawas.

Pejabat administrator akan mengisi sejumlah posisi penting seperti camat, sekretaris kecamatan, kepala bidang, hingga sekretaris dinas di berbagai perangkat daerah. Adapun pejabat pengawas ditempatkan pada posisi lurah, sekretaris kelurahan, serta kepala seksi di sejumlah unit kerja pemerintah daerah.

Joko menambahkan, pelantikan ini juga menjadi langkah pemerintah untuk mengisi berbagai posisi yang sebelumnya kosong akibat pejabat pensiun maupun mutasi.

Salah satu posisi yang paling banyak terisi adalah jabatan lurah. Sebelumnya, tercatat ada puluhan kursi lurah yang kosong.

“Termasuk 55 jabatan lurah yang sebelumnya kosong karena pensiun, hari ini sudah terisi semuanya. Harapannya setelah ini para pejabat dapat langsung bekerja menjalankan tugas barunya,” jelasnya.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas baru, terutama menjelang periode pelayanan masyarakat yang semakin meningkat menjelang Hari Raya.

“Apalagi menjelang Lebaran, pelayanan kepada masyarakat biasanya meningkat sehingga para pejabat baru harus segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawabnya,” katanya.

Lebih lanjut, Joko memastikan bahwa proses rotasi, promosi, dan pengisian jabatan tersebut telah melalui prosedur yang berlaku. Seluruh tahapan juga telah memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara.

Selain itu, penempatan pejabat dilakukan menggunakan sistem manajemen talenta yang mempertimbangkan berbagai aspek penilaian pegawai.

Melalui sistem tersebut, kinerja, potensi, integritas, serta perilaku aparatur menjadi indikator utama dalam menentukan jabatan yang akan diemban.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif, termasuk melalui metode penilaian 360 derajat yang melibatkan atasan, rekan kerja, hingga bawahan,” ungkapnya.

Dengan pengisian jabatan yang lebih lengkap, Pemerintah Kota Semarang berharap roda organisasi dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di berbagai wilayah kota.(tya)

Artikel Menarik Lainnya