FOLKSTIME.ID – Di tengah dinamika hukum yang tengah bergulir antara Pemerintah Kota Semarang dan pihak ketiga, PDAM Tirta Moedal Semarang memilih tetap teguh pada satu komitmen utama: memastikan air bersih terus mengalir bagi masyarakat tanpa gangguan.
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang, Ady Setiawan, menegaskan bahwa polemik yang terjadi berada di luar ranah manajemen perusahaan. Karena itu, ia memastikan seluruh pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh situasi eksternal.
Pria yang akrab disapa Mas Wawan tersebut menekankan bahwa seluruh jajaran PDAM tetap solid dan fokus menjalankan tugas pelayanan. Baginya, keberlanjutan pasokan air minum bagi warga adalah prioritas yang tidak boleh terganggu oleh dinamika apa pun.
“Konflik yang terjadi merupakan urusan antara Pemkot Semarang dan pihak ketiga. Kami di PDAM tetap fokus melayani masyarakat. Jangan sampai pelayanan publik terganggu,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berbagai opini maupun spekulasi yang berpotensi menghambat pelayanan. Menurutnya, menjaga kepercayaan publik adalah bagian penting dari keberlanjutan layanan air bersih.
Di sisi lain, PDAM memastikan seluruh layanan pengaduan tetap berjalan selama 24 jam. Setiap keluhan pelanggan tetap ditangani secara maksimal, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik.
Tak hanya menjaga stabilitas layanan, PDAM Tirta Moedal juga terus melangkah ke depan melalui berbagai inovasi. Salah satu terobosan yang kini tengah dikembangkan adalah pemanfaatan aliran air Jatibarang sebagai sumber energi hijau melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, perusahaan juga fokus pada program penurunan tingkat kehilangan air dengan mengganti jaringan pipa lama, terutama di wilayah rawan kebocoran dan terdampak banjir. Upaya ini menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan yang lebih efisien dan andal.
Prestasi membanggakan turut mengiringi langkah PDAM Tirta Moedal. Jajaran direksi perusahaan ini dipercaya menjadi pembicara dalam forum internasional yang akan diikuti 300 pemimpin sektor air minum dunia di Madrid, Spanyol. Dalam forum tersebut, PDAM akan membagikan pengalaman terkait konservasi lingkungan dan keberlanjutan layanan air bersih.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, PDAM Tirta Moedal Semarang menegaskan bahwa di tengah riak persoalan yang terjadi, pelayanan kepada masyarakat tetap mengalir dengan tenang. Di bawah kepemimpinan Ady Setiawan, PDAM bukan sekadar menjaga air tetap mengalir, tetapi juga menapaki jalan menuju layanan yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelas dunia.







