• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Zulkifli Hasan Tinjau Pusat Riset Stem Cell Semarang: Indonesia Siap Kuasai Bioteknologi Global

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in Semarang
1
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau fasilitas Stem Cell and Cancer Research Center (SCCR) di Semarang.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau fasilitas Stem Cell and Cancer Research Center (SCCR) di Semarang.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau fasilitas Stem Cell and Cancer Research Center (SCCR) di Semarang.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Peninjauan terhadap fasilitas Stem Cell and Cancer Research Center (SCCR) di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, telah dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, pada Kamis (23/4/2026), sebagai bagian dari penguatan ekosistem bioteknologi nasional yang dinilai strategis dalam mendorong pembangunan berbasis sains dan teknologi.

Dalam kunjungan tersebut, perhatian diarahkan pada integrasi sektor pendidikan, riset bioteknologi, serta hilirisasi produk inovatif yang dikembangkan secara terpadu dalam satu kawasan, termasuk keterlibatan institusi pendidikan tinggi dan unit usaha berbasis agrikultur modern.

Pengembangan pusat riset yang telah mengantongi legalitas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan tersebut dinilai mencerminkan kemajuan Indonesia dalam penguasaan teknologi kesehatan dan pangan berbasis bioteknologi, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat global.

“Saya kira penting sekali untuk melihat kinerja nyata yang dilakukan di sini, karena kita sedang membangun ekosistem bisnis berbasis sains dan teknologi. Kita punya kampus, pusat riset stem cell berstandar internasional, serta pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dengan teknologi hingga hilirisasi melalui produk dan layanan,” ujar Zulkifli Hasan.

Horison IJ Kudus Resmi Dibuka, Ikon Baru Hotel Modern yang Siap Dongkrak Bisnis dan Gaya Hidup Kota Kretek

Hilirisasi Produk Jadi Fokus Pengembangan

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa pendekatan pengembangan tidak berhenti pada tahap penelitian semata, melainkan diarahkan hingga hilirisasi menjadi produk yang dapat dimanfaatkan secara luas, khususnya di sektor pangan dan kesehatan.

Pemanfaatan bioteknologi disebut mampu mempercepat proses produksi dibandingkan metode konvensional, sehingga efisiensi waktu dan peningkatan kualitas hasil dapat dicapai secara signifikan.

Dalam diskusi yang berlangsung, penguatan sektor agrikultur berbasis teknologi juga dipandang sebagai langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, mengingat besarnya potensi Indonesia sebagai negara agraris.

Teknologi Jadi Kunci Daya Saing

Intervensi teknologi ditegaskan sebagai faktor krusial dalam mendorong kemajuan bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang pangan dan kesehatan.

“Setelah melihat langsung, ternyata kita tidak kalah dengan negara mana pun. Laboratoriumnya sangat maju dan inovatif. Kalau ini diseriusi dan didukung, hasilnya bisa luar biasa. Yang paling penting adalah ekosistem dan dukungan pemerintah kalau tidak bisa membantu, setidaknya jangan mempersulit,” tegasnya.

Fenomena masyarakat yang masih mencari layanan stem cell ke luar negeri juga disoroti, meskipun fasilitas serupa dengan biaya lebih terjangkau telah tersedia di dalam negeri.

Integrasi Riset dan Agrikultur Modern

Selain sektor kesehatan, perhatian turut diarahkan pada pengembangan unit usaha pertanian modern berbasis bioteknologi, termasuk produksi pangan fungsional seperti telur organik, madu herbal, dan tanaman kelor dengan kandungan antioksidan tinggi.

Pengembangan tersebut dinilai sebagai contoh konkret penerjemahan hasil riset menjadi solusi nyata yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Founder dan Commissioner SSCR, Agung Putra, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku inovasi.

“Kunjungan ini sangat berarti karena beliau melihat langsung bagaimana ekosistem yang kami bangun mengintegrasikan pendidikan, riset stem cell berstandar internasional, serta hilirisasi produk berbasis sains,” ungkapnya.

Optimisme terhadap kemampuan Indonesia dalam menguasai teknologi tinggi juga disampaikan, seiring dengan dorongan kolaborasi lintas sektor dan dukungan kebijakan yang kondusif guna mempercepat terwujudnya kemandirian nasional di bidang strategis.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Aksi sederhana penuh makna ditunjukkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Saat berkunjung di Magelang, ia melihat mobil merah milik warga yang mogok, tanpa pikir panjang dirinya turun langsung membantu mendorong mobil yang mengalami kendala di jalan tersebut. Alhasil, setelah beberapa saat mobil itu berhasil hidup usai di dorong bersama-sama. #magelang #ahmadluthfi #jateng #mobil #mogok

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya