Pemberangkatan Haji Kota Semarang 2026 Dimulai, Kloter Gabungan Guna Pemenuhan Seat Pesawat

FOLKSTIME.ID – Pemberangkatan jemaah calon haji Kota Semarang tahun 2026 mulai dilakukan secara bertahap dengan skema terjadwal, seiring diberlakukannya sistem kelompok terbang (kloter) yang telah ditentukan oleh embarkasi. Pada tahap awal ini, kloter 24 SOC diberangkatkan sebagai rombongan kedua dengan pola penggabungan bersama jemaah dari Kota Salatiga.

Sebelumnya, proses pemberangkatan haji Kota Semarang 2026 telah diawali dengan keberangkatan tiga jemaah yang tergabung dalam kloter 12 SOC bersama rombongan dari Kabupaten Pekalongan. Skema ini diterapkan sebagai bagian dari optimalisasi kuota nasional yang telah dibagi ke dalam beberapa kloter guna menyesuaikan ketentuan embarkasi.

Sebanyak 138 jemaah calon haji asal Kota Semarang diberangkatkan dari Islamic Center Manyaran menuju Asrama Haji Donohudan untuk menjalani proses embarkasi sebelum diterbangkan ke Tanah Suci. Total jemaah asal Kota Semarang tahun ini tercatat mencapai 1.737 orang yang tersebar dalam beberapa kloter hingga akhir April 2026.

Skema Kloter Gabungan dan Murni Diterapkan

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Semarang, Mawardi, menjelaskan bahwa pola pemberangkatan tahun ini mengombinasikan kloter murni dan kloter gabungan guna menyesuaikan dengan ketentuan pusat.

“Alhamdulillah, untuk kloter 24 SOC ini kami memberangkatkan 138 jemaah. Ini merupakan kloter gabungan antara Salatiga dan Kota Semarang,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.

Ia menyebutkan bahwa total keseluruhan jemaah, termasuk Petugas Haji Daerah (PHD), mencapai 1.747 orang.

“Total seluruh jemaah Kota Semarang sebanyak 1.737 orang, ditambah Petugas Haji Daerah sebanyak 10 orang, sehingga keseluruhannya menjadi 1.747 jemaah,” jelasnya.

Jadwal Pemberangkatan Hingga Akhir April

Pemberangkatan jemaah haji Kota Semarang dijadwalkan berlangsung hingga seluruh kloter selesai diberangkatkan pada akhir April 2026. Kloter besar akan diberangkatkan secara bertahap hingga tanggal 30 April, sementara sebagian kecil jemaah lainnya akan tergabung dalam kloter lanjutan.

“Insyaallah untuk kloter besar seperti kloter 24 sampai 29 itu diberangkatkan hingga tanggal 30. Kemudian masih ada jemaah yang masuk di kloter 36 sebanyak dua orang dan kloter 52 juga dua orang,” ungkap Mawardi.

Ia menambahkan bahwa komposisi kloter terdiri dari kloter murni Kota Semarang dan kloter gabungan dengan daerah lain.

“Kloter 25, 26, 27, dan 28 itu murni Kota Semarang. Sedangkan kloter 29 merupakan gabungan dengan Kabupaten Grobogan,” tambahnya.

Proses Embarkasi dan Tujuan Awal Madinah

Seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan sebagai tahapan awal sebelum penerbangan ke Arab Saudi. Proses ini dilakukan dengan jadwal ketat sesuai pengaturan embarkasi Solo.

“Dari Kota Semarang, jemaah menuju Asrama Haji Donohudan sesuai jadwal. Setelah itu, untuk gelombang pertama, jemaah akan langsung diberangkatkan ke Madinah,” terang Mawardi.

Ia menjelaskan bahwa jemaah gelombang pertama akan menjalani ibadah di Madinah selama sembilan hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah.

“Gelombang pertama ini ke Madinah selama sembilan hari, kemudian baru diberangkatkan ke Mekkah untuk umrah wajib,” katanya.

Dukungan Medis dan Petugas Haji Disiagakan

Dalam mendukung kelancaran ibadah haji, petugas pendamping dan tenaga medis telah disiapkan untuk mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga di Tanah Suci.

“Tim medis yang ikut ada enam orang. Selain itu, Petugas Haji Daerah ada 10 orang yang terdiri dari lima petugas layanan umum dan lima layanan kesehatan,” jelas Mawardi.

Pendampingan tersebut dilakukan secara bergantian guna memastikan seluruh kloter mendapatkan pelayanan optimal selama proses ibadah berlangsung.

Fasilitas dan Transportasi Disiapkan Pemkot

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Semarang, Elly Asmara, menyampaikan bahwa berbagai fasilitas telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk menunjang kenyamanan jemaah.

“Pemerintah Kota Semarang memberikan pelayanan akomodasi berupa armada transportasi dari kota ke embarkasi Donohudan, kemudian jamuan bagi jemaah, fasilitas kesehatan, serta pendampingan personel untuk informasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan kelancaran pelayanan.

“Untuk tahun ini ada enam kloter. Kloter 25 sampai 29 itu sebagian besar murni Kota Semarang, sementara lainnya gabungan. Namun seluruhnya tetap difasilitasi oleh Pemerintah Kota Semarang,” katanya.

Terkait kesiapan transportasi, puluhan armada telah disiapkan untuk mendukung mobilisasi jemaah menuju embarkasi.

“Total armada sekitar 51 bus, ditambah kendaraan kecil untuk jemaah yang jumlahnya hanya beberapa orang di kloter tertentu,” pungkasnya.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Pemberangkatan jemaah haji Kota Semarang 2026 mulai dilakukan bertahap. Kloter 24 SOC menjadi rombongan kedua, dengan 138 jemaah gabungan Semarang dan Salatiga yang diberangkatkan dari Islamic Center Manyaran menuju Asrama Haji Donohudan. Total jemaah haji asal Semarang mencapai 1.737 orang, tersebar di beberapa kloter hingga akhir April 2026. Sebagian kloter murni dari Semarang, sementara lainnya digabung dengan daerah lain. Setelah dari Donohudan, jemaah gelombang pertama akan menuju Madinah selama 9 hari sebelum melanjutkan ke Mekkah untuk umrah wajib. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas transportasi, kesehatan, dan pendampingan demi kelancaran ibadah. #Haji2026 #HajiSemarang #JemaahHaji #InfoHaji #SemarangHariIni

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya