• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Kisah Warga Tambaksari Bertahan dengan Gethek Berakhir, Jembatan Baru Resmi Digunakan

setiawan by setiawan
10 Mei 2026
in Semarang
1
Jembatan gantung di RW 7 Tambaksari, Mangkang Wetan, Semarang rampung dibangun TNI Kodim 0733. Warga kini tak lagi mengandalkan gethek setelah akses sempat terputus akibat banjir bandang.
Jembatan gantung di RW 7 Tambaksari, Mangkang Wetan, Semarang rampung dibangun TNI Kodim 0733. Warga kini tak lagi mengandalkan gethek setelah akses sempat terputus akibat banjir bandang.

Jembatan gantung di RW 7 Tambaksari, Mangkang Wetan, Semarang rampung dibangun TNI Kodim 0733. Warga kini tak lagi mengandalkan gethek setelah akses sempat terputus akibat banjir bandang.

0
SHARES
2
VIEWS

fOLKSTIME.ID – Deru kendaraan roda dua mulai terdengar pelan di atas jembatan gantung baru yang membelah Sungai Beringin, RW 7 Tambaksari, Kelurahan Mangkang Wetan, Kota Semarang. Setelah berbulan-bulan warga dipaksa bertahan dengan akses darurat dan rakit sederhana, kini jalur penghubung antarpermukiman itu akhirnya bisa kembali digunakan dengan lebih aman.

Jembatan gantung yang dibangun oleh Kodim 0733/Kota Semarang tersebut telah rampung dikerjakan dan mulai dimanfaatkan warga untuk menjalankan aktivitas harian. Infrastruktur itu dibangun dengan konstruksi beton, besi, kayu, serta tali sling yang dirancang lebih kuat menghadapi arus sungai.

Keberadaan jembatan baru itu disambut lega oleh warga. Sebab sebelumnya akses utama di kawasan RW 7 sempat terputus akibat banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Akibat putusnya jembatan lama, mobilitas warga sempat lumpuh. Aktivitas bekerja, bersekolah, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari harus dilakukan dengan cara menyeberang menggunakan gethek atau rakit sederhana di Sungai Beringin.

Dibangun Sekitar Satu Bulan oleh TNI

Pembangunan jembatan gantung tersebut diketahui memakan waktu sekitar satu bulan. Dengan panjang kurang lebih 30 meter dan lebar sekitar 1,2 meter, jembatan itu kini berdiri kokoh di tengah perkampungan warga.

Akses tersebut dirancang untuk dapat dilalui pejalan kaki, sepeda motor, hingga gerobak pengangkut barang milik warga.

Keberadaan jembatan dinilai sangat vital karena menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat di kedua sisi Sungai Beringin. Terlebih letaknya berada di tengah permukiman sehingga lebih mudah dijangkau warga dari berbagai arah.

Selama proses pembangunan berlangsung, akses sementara sebenarnya sempat dibuat secara swadaya menggunakan bambu. Namun jembatan darurat itu dinilai belum cukup aman terutama saat hujan deras mengguyur dan debit air sungai meningkat.

Momentum Empati, Immoderma dan Semarang Donasi Rayakan Hardiknas Bersama Anak-Anak Semarang Barat

Warga Kini Merasa Lebih Aman

Rasa syukur disampaikan warga setelah jembatan permanen itu selesai dibangun. Kekhawatiran saat melintas di atas jembatan bambu kini perlahan mulai hilang.

“Warga berterimakasih dibangunnya jembatan ini, apalagi letaknya ditengah perkampungan,” kata Mudhofin, warga RW 7 Tambaksari, Minggu (10/5).

Menurutnya, jembatan darurat dari bambu memang masih digunakan sebagian warga. Namun saat arus sungai membesar, banyak warga memilih menunggu karena takut melintas.

Kondisi itu bahkan kerap memicu antrean panjang pada pagi dan sore hari ketika aktivitas warga sedang padat.

“Tentu merasa lebih aman ya, karena kontruksinya lebih kuat. Jembatan baru ini ada ditengah, jadi warga di sisi Utara juga lebih dekat, selain itu juga nggak perlu antri di jembatan darurat,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana sebuah infrastruktur sederhana ternyata memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, keberadaan jembatan juga menghadirkan rasa aman yang sebelumnya hilang akibat bencana.

Sungai Beringin Pernah Putuskan Akses Warga

Sebelumnya, banjir bandang yang menerjang kawasan Sungai Beringin menyebabkan jembatan lama rusak parah hingga tidak dapat digunakan. Akses keluar masuk warga RW 7 Tambaksari pun sempat terisolasi.

Dalam kondisi darurat, warga bergotong royong membangun jembatan bambu sebagai jalur sementara. Meski sederhana, jembatan itu menjadi satu-satunya penghubung antarwilayah ketika aktivitas ekonomi warga harus tetap berjalan.

Anak-anak sekolah terpaksa melewati jalur darurat tersebut setiap hari. Begitu pula warga yang bekerja dan membawa kebutuhan pokok menggunakan gerobak sederhana.

Situasi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama saat musim hujan tiba.

Inisiasi Dandim 0733/KS Diapresiasi DPRD Kota Semarang

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, menyebut pembangunan jembatan gantung itu merupakan hasil inisiasi Komandan Kodim 0733/KS Kolonel Inf Priyo Handoyo.

Usulan pembangunan disebut telah diajukan langsung ke pemerintah pusat melalui paparan yang dilakukan pihak Kodim.

“Pak Dandim melakukan paparan di pusat, kemudian disetujui dan dibangun. Kalau menunggu anggaran APBD mungkin terlalu lama, kami tentu sangat berterimakasih,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Pilus itu, kehadiran jembatan baru menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini terkendala akses.

“Tentu warga sangat bahagia, jembatan ini lebih aman untuk akses sekolah, bekerja, ataupun aktivitas lainnya,” bebernya.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dipilih di tengah kawasan permukiman agar dapat menjangkau lebih banyak warga.

Jembatan Baru Jadi Simbol Bangkitnya Warga Tambaksari

Rampungnya pembangunan jembatan gantung di Tambaksari Mangkang Wetan bukan sekadar menghadirkan sarana penyeberangan baru. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi simbol bangkitnya kehidupan warga setelah sempat terpuruk akibat banjir bandang.

Kini aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Anak-anak dapat berangkat sekolah tanpa rasa takut, pedagang lebih mudah membawa barang dagangan, dan warga tak lagi bergantung pada rakit penyeberangan.

Di tengah kondisi cuaca yang masih kerap berubah, keberadaan jembatan dengan konstruksi lebih kuat itu diharapkan mampu menjadi akses aman bagi warga dalam jangka panjang.

Pembangunan yang dilakukan secara cepat oleh TNI tersebut pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat karena dianggap mampu menjawab kebutuhan mendesak warga tanpa harus menunggu proses panjang penganggaran daerah.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID — Satpol PP Kota Semarang merobohkan sebanyak 30 bangunan liar yang berdiri di bawah Fly Over Yos Sudarso, Kamis (7/5/2026) pagi. Penertiban dilakukan menggunakan alat berat bego dan mendapat pengawalan aparat gabungan. Dalam roses perobohan sempat diwarnai adu mulut antara warga dengan petugas. Sejumlah warga mencoba mempertahankan bangunan yang selama ini digunakan untuk tempat tinggal maupun usaha. Namun, penertiban tetap dilanjutkan hingga seluruh bangunan berhasil dibongkar. Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengatakan, total ada 30 bangunan yang ditertibkan. Bangunan tersebut berdiri di area terlarang di bawah fly over. “Hari ini kita merobohkan 30 bangunan. Ada yang untuk tempat usaha dan ada yang untuk tempat tinggal. Bahkan ada yang disewakan,” kata Kusnandir. Menurutnya, pihak Satpol PP sebelumnya telah melakukan sosialisasi dan memberikan peringatan kepada para penghuni bangunan liar tersebut. “Sudah kami sosialisasikan sejak beberapa bulan lalu. Kemudian, kemarin Selasa juga sudah kami peringatkan. Ini bahaya ada jalur pipa gas. Kalau terjadi kebakaran sangat membahayakan,” tegasnya. Selain melanggar aturan tata ruang, keberadaan bangunan di bawah fly over juga dinilai membahayakan keselamatan warga karena berada tepat di atas jalur pipa gas nasional. #semarangstory #agustina #jateng #semarang #jatenggayeng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: jembatan gantungKodim 0733Mangkang WetanSungai BeringinTambaksari Semarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya