FOLKSTIME.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tidak selalu identik dengan upacara dan seremoni formal. Di Semarang Barat, momentum Hardiknas justru diisi dengan aksi nyata berbagi kepedulian kepada anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa melalui kolaborasi antara Semarang Donasi dan Immoderma.
Kegiatan sosial yang digelar di TK Panti Puruhita dan SD Krapyak pada 4 Mei 2026 itu menghadirkan suasana penuh kehangatan. Tawa dan antusiasme anak-anak mewarnai acara saat mereka menerima santunan dan paket sembako dari para relawan dan perwakilan Immoderma.
Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, teh, gula, dan kecap. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan kebutuhan harian keluarga penerima sekaligus menjadi bentuk perhatian bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan sosial dan pendidikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Panti Puruhita, Kepala Sekolah TK Panti Puruhita, Kepala Sekolah SD Krapyak, para guru, Ketua RW setempat, hingga para siswa yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat.
Tim Public Experience Spesialist (PES) Immoderma, Arina, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya di momentum Hari Pendidikan Nasional.
“Bagi kami, pendidikan bukan hanya soal belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun kepedulian, rasa berbagi, dan semangat gotong royong. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa hadir dari hal sederhana, yakni saling membantu dan hadir untuk sesama,” kata Arina.
Ia menegaskan, Immoderma ingin terus menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi bersama Semarang Donasi menjadi langkah positif dalam memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
Selain berbagi bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat hubungan antara dunia usaha, komunitas sosial, dan lembaga pendidikan agar tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan penuh solidaritas.
Semarang Donasi dan Immoderma berharap aksi sosial itu dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak membantu dunia pendidikan dan mendukung masa depan anak-anak Indonesia melalui aksi nyata yang sederhana namun bermakna.







