FOLKSTIME.ID – Musim liburan selalu membawa cerita seru. Jalanan menuju pusat kota, destinasi wisata, hingga tempat kuliner favorit mendadak dipenuhi kendaraan dari berbagai daerah.
Namun di balik ramainya suasana liburan, ada satu hal penting yang tak boleh dilupakan, yaitu keselamatan di jalan raya.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Jawa Tengah memberi beberapa tips berkendara aman saat musim liburan.
Tingkatkan Kewaspadaan
Meningkatnya mobilitas wisatawan membuat kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan perkotaan maupun jalur wisata semakin tinggi.
Dalam kondisi seperti ini, seluruh pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, menjaga etika berkendara, dan mengedepankan rasa saling memahami antar pengendara.
Senior Instruktur Safety Riding, Oke Desiyanto, mengingatkan bahwa pengendara yang sedang berada di daerah baru biasanya membutuhkan konsentrasi lebih besar untuk menyesuaikan diri dengan rute, karakter jalan, hingga kondisi lalu lintas setempat.
“Dalam situasi lalu lintas yang padat dan dinamis, setiap pengendara perlu memiliki empati serta kemampuan membaca potensi risiko di sekitarnya. Pengendara yang sedang mencari arah atau menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tentu membutuhkan ruang dan toleransi dari pengguna jalan lain,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Hindari Belok dan Ngerem Mendadak saat Menggunakan Aplikasi Navigasi
Menurut Oke, penggunaan aplikasi navigasi digital seperti Google Maps memang sangat membantu perjalanan. Namun di sisi lain, pengendara luar kota kerap melakukan manuver mendadak karena terlambat merespons petunjuk arah.
Fenomena yang paling sering terjadi adalah pengereman tiba-tiba saat suara navigasi memberi instruksi belok dalam jarak dekat.
Tidak sedikit pula pengendara yang langsung memotong jalur tanpa menyalakan lampu sein demi mengejar pintu masuk lokasi wisata atau tempat makan yang hampir terlewat.
Situasi ini tentu dapat memicu kepanikan dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di jalur yang padat kendaraan.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman selama musim liburan, Astra Motor Jawa Tengah membagikan sejumlah tips safety riding yang mudah diterapkan oleh masyarakat.
Scanning Plat Motor dan Jaga Jarak demi Keselamatan
Salah satunya adalah membiasakan melakukan scanning visual terhadap pelat nomor kendaraan di depan. Jika menemukan kendaraan luar kota yang melaju pelan atau tampak ragu-ragu, pengendara disarankan segera meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, menjaga jarak aman ekstra juga menjadi langkah penting. Bila dalam kondisi normal jarak aman sekitar dua detik, maka saat berada di belakang kendaraan luar kota sebaiknya diperpanjang menjadi tiga hingga empat detik agar pengendara memiliki waktu reaksi yang cukup jika terjadi pengereman mendadak.
Hindari Area Belakang Mobil dan Jaga Komunikasi Santun Sesama Pengguna Jalan
Pengendara juga diimbau untuk menghindari berada terlalu lama di area blind spot, terutama di samping belakang mobil atau bus pariwisata. Pengemudi yang sedang bingung mencari jalan sering kali kehilangan fokus sehingga berpotensi berbelok secara tiba-tiba.
Menariknya, komunikasi santun di jalan juga menjadi bagian penting dalam keselamatan berkendara. Ketika melihat pengendara lain mulai zig-zag atau tampak ragu di persimpangan, pengguna jalan dianjurkan memberikan klakson pendek sebagai tanda keberadaan, bukan klakson panjang yang justru dapat memicu kepanikan.
“Keahlian berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga kemampuan memahami situasi, memberi ruang kepada pengguna jalan lain, dan menjaga keselamatan bersama. Dengan sikap saling menghargai, kita dapat menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua,” tutup Oke.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Jawa Tengah terus mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai budaya berkendara, terutama saat mobilitas meningkat di musim liburan.
Karena sejatinya, perjalanan yang menyenangkan bukan hanya soal cepat sampai tujuan, tetapi juga tentang pulang dengan selamat bersama orang-orang tercinta.







