Immoderma Salurkan Bantuan Fasilitas Belajar dan Sembako untuk Anak Ponpes Anwariyah Hasaniyah Banyumanik

FOLKSTIME.ID — Bantuan fasilitas belajar dan kebutuhan harian disalurkan oleh Immoderma kepada anak-anak Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Anwariyah Hasaniyah Banyumanik, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (23/5/2026).

Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), berbagai sarana penunjang pendidikan diberikan untuk mendukung aktivitas belajar mengajar di lingkungan pondok pesantren. Bantuan yang diserahkan meliputi meja belajar, karpet, Iqro, Al-Qur’an, televisi sebagai media pembelajaran, serta paket sembako bagi anak-anak dan pengurus pondok.

Program sosial tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Immoderma dalam memperluas manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan itu juga digelar melalui kolaborasi bersama influencer Linda Mariani yang turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan yang bermanfaat bagi kegiatan belajar anak-anak di Panti Asuhan dan Ponpes Anwariyah Hasaniyah Banyumanik. Bagi Immoderma, kecantikan bukan hanya tentang penampilan luar, tetapi juga tentang kepedulian, empati, dan ketulusan untuk memberi manfaat bagi sesama. Inilah makna dari nilai yang selalu kami bawa, yaitu Cantik dari Hati,” ujar Public Experience Specialist Immoderma, Ina.

Menurutnya, program bantuan pendidikan dan sosial tersebut menjadi wujud nyata implementasi nilai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan perawatan kulit dan estetika, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Bantuan Pendidikan untuk Dukung Aktivitas Belajar

Dalam kegiatan tersebut, fasilitas belajar diberikan untuk membantu meningkatkan kenyamanan anak-anak saat mengikuti proses pendidikan di pondok pesantren. Televisi yang diserahkan juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran pendukung bagi santri.

Selain sarana pendidikan, kebutuhan pokok harian turut disalurkan melalui paket sembako yang diperuntukkan bagi anak-anak serta pengurus pondok pesantren. Bantuan tersebut diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

Keterlibatan Linda Mariani dalam kegiatan sosial tersebut disebut menjadi bagian dari kolaborasi yang dibangun Immoderma untuk memperluas manfaat program kemasyarakatan.

“Saya senang bisa ikut mendukung kegiatan positif bersama Immoderma. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi semangat baru bagi anak-anak dalam belajar,” kata Linda Mariani.

Pengurus Pondok Sampaikan Apresiasi

Bantuan yang disalurkan mendapatkan sambutan positif dari pengurus maupun anak-anak Panti Asuhan dan Ponpes Anwariyah Hasaniyah Banyumanik. Apresiasi disampaikan atas perhatian yang diberikan kepada lembaga pendidikan dan pengasuhan tersebut.

Pengurus pondok mengungkapkan bahwa keberadaan panti asuhan dan pondok pesantren tersebut masih belum banyak diketahui masyarakat luas. Karena itu, dukungan yang diberikan dinilai sangat membantu serta menjadi perhatian yang berarti bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan dan pembinaan anak-anak.

Melalui program CSR tersebut, aktivitas belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung lebih optimal. Kebutuhan harian anak-anak dan pengurus juga diharapkan dapat terbantu melalui bantuan yang telah disalurkan.

Komitmen Hadirkan Program Sosial Berkelanjutan

Ke depan, program-program sosial yang berdampak di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat disebut akan terus dihadirkan oleh Immoderma.

Kolaborasi dengan influencer, komunitas, maupun berbagai elemen masyarakat lainnya juga akan terus diperluas agar manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak penerima.

Melalui langkah tersebut, semangat “Cantik dari Hati” yang diusung Immoderma diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui layanan kecantikan, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID– Penjualan domba kurban di Kota Semarang menjelang Idul Adha 2026 disebut mengalami peningkatan dan mendominasi dibanding kambing. Domba jenis Moreno asal Banjarnegara menjadi primadona karena ukuran tubuh yang besar serta tekstur daging yang dinilai lebih empuk oleh pembeli. Puluhan hewan kurban didatangkan pedagang ke kawasan Sendangmulyo, Kota Semarang. Dari total stok yang tersedia, sebagian besar bahkan telah dipesan masyarakat sebelum hari raya kurban tiba. Sebanyak 44 ekor kambing dan domba disiapkan untuk penjualan tahun ini. Domba dengan bobot sekitar 30 hingga hampir 90 kilogram dipasarkan dengan harga mulai Rp2,5 juta hingga Rp5,5 juta per ekor. Harga kambing berada pada kisaran serupa, menyesuaikan ukuran dan jenis hewan. Penjual hewan kurban di kawasan Sendangmulyo, Sukron (55), mengatakan tren pembelian domba tahun ini dinilai lebih tinggi dibanding kambing. Menurutnya, mayoritas pembeli lebih tertarik memilih domba Moreno untuk kurban. “Lebih banyak yang cari domba. Lebih dari separuh pembeli memilih domba daripada kambing,” kata Sukron, Minggu (25/5). Ia menyebut hampir seluruh stok hewan kurban yang dibawanya telah memiliki pemesan. Domba berukuran besar dengan bobot mendekati 90 kilogram bahkan menjadi salah satu hewan yang paling diminati pembeli. “Hampir semuanya sudah ada yang punya. Untuk domba yang paling besar beratnya hampir 90 kilogram, harganya sampai Rp5,5 juta,” ujarnya. #iduladha #kambing #domba #semarang #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya