FOLKSTIME.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang berlangsung pada 12–16 Juni 2026. Selama lima hari masa liburan tersebut, sebanyak 198.248 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.
Berdasarkan data sementara per 16 Juni 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah tersebut terdiri atas 99.228 pelanggan berangkat dan 99.020 pelanggan tiba di berbagai stasiun yang berada dalam wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk perjalanan antarkota selama masa liburan.
“Mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Islam tahun ini menunjukkan pola yang stabil dan seimbang antara arus keberangkatan dan kedatangan. Hal ini menggambarkan tingginya intensitas perjalanan masyarakat baik yang meninggalkan maupun menuju wilayah Daop 4 Semarang,” ujarnya.
Aktivitas Perjalanan Meningkat Selama Akhir Pekan
Data perjalanan menunjukkan volume pelanggan tertinggi terjadi pada akhir pekan, sebelum berangsur menurun menjelang berakhirnya masa libur panjang.
Rincian jumlah pelanggan selama periode 12–16 Juni 2026 adalah sebagai berikut:
- Jumat, 12 Juni 2026: 44.996 pelanggan
- Sabtu, 13 Juni 2026: 49.023 pelanggan
- Minggu, 14 Juni 2026: 48.056 pelanggan
- Senin, 15 Juni 2026: 32.688 pelanggan
- Selasa, 16 Juni 2026: 23.485 pelanggan
Pola tersebut menunjukkan masyarakat memanfaatkan momentum akhir pekan untuk melakukan perjalanan wisata, kunjungan keluarga, maupun aktivitas sosial lainnya.
Semarang Tawang dan Semarang Poncol Jadi Pusat Mobilitas Penumpang
Selama masa angkutan libur panjang, sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 4 Semarang menjadi titik konsentrasi pergerakan pelanggan.
Lima stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi adalah:
- Stasiun Semarang Tawang: 65.902 pelanggan
- Stasiun Semarang Poncol: 45.303 pelanggan
- Stasiun Tegal: 24.543 pelanggan
- Stasiun Pekalongan: 17.518 pelanggan
- Stasiun Pemalang: 8.766 pelanggan
Dominasi Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol memperkuat posisi keduanya sebagai gerbang utama transportasi kereta api di jalur utara Pulau Jawa.
KAI Sediakan Lebih dari 86 Ribu Tempat Duduk
Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 33 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari selama periode libur panjang.
Secara keseluruhan, KAI menyediakan 86.318 tempat duduk atau rata-rata 17.334 tempat duduk per hari guna memastikan seluruh kebutuhan transportasi pelanggan dapat terpenuhi dengan baik.
Kaligung hingga Argo Sindoro Jadi Kereta Favorit Penumpang
Berbagai layanan kereta api, mulai dari kelas ekonomi hingga eksekutif, menjadi pilihan masyarakat selama periode liburan.
Sepuluh kereta api yang paling diminati pelanggan yakni:
- Kaligung
- Ambarawa Ekspres
- Kamandaka
- Airlangga
- Joglosemarkerto
- Kedung Sepur
- Menoreh
- Argo Merbabu
- Harina
- Argo Sindoro
Tingginya minat terhadap berbagai layanan tersebut menunjukkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang mencakup perjalanan jarak dekat, menengah, hingga antarkota besar di Pulau Jawa.
Surabaya dan Jakarta Masih Jadi Tujuan Utama
Selama masa libur panjang Tahun Baru Islam 1448 H, sejumlah kota besar masih menjadi destinasi favorit pelanggan KAI Daop 4 Semarang.
Kota tujuan yang paling banyak dipilih meliputi Surabaya, Jakarta, Bekasi, Solo, Tegal, dan Pekalongan.
Tren tersebut mencerminkan kuatnya konektivitas perjalanan antara kawasan metropolitan dengan kota-kota penyangga, baik untuk kepentingan wisata, silaturahmi keluarga, maupun aktivitas sosial lainnya.
KAI Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan
KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh layanan berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa angkutan libur panjang. Kesiapan operasional, pemeriksaan sarana, serta peningkatan pelayanan di stasiun menjadi fokus utama perusahaan.
“KAI berkomitmen menjaga kelancaran operasional serta memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal perjalanan sesuai tiket, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” tutup Luqman Arif.(tya)







