FOLKSTIME.ID – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, stabilitas daerah di Jawa Tengah dipastikan dijaga melalui pendekatan dialogis antara pemerintah dan elemen buruh guna mendukung iklim investasi yang kondusif.
Upaya menjaga kondusivitas menjelang May Day terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menggencarkan komunikasi bersama serikat pekerja. Langkah ini ditempuh agar peringatan Hari Buruh berlangsung aman, tertib, dan tetap produktif.
Pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan buruh disebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah. Selain itu, hubungan industrial yang harmonis dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika ekonomi global.
“Jelang May Day sudah kami lakukan komunikasi. Kemarin juga sudah bertemu dengan perwakilan serikat buruh dan pekerja,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026).
Dialog Intensif Jaga Kondusivitas
Komunikasi intensif dengan serikat buruh telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir. Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi pekerja telah dihimpun sekaligus diselaraskan dengan agenda pembangunan daerah.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas koordinasi formal, tetapi juga diwujudkan dalam kegiatan yang bersifat konstruktif dan partisipatif. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif selama peringatan May Day berlangsung.
“Ketertiban adalah salah satu modal utama dalam mendukung investasi. Karena itu, teman-teman buruh kita gandeng untuk bersama-sama menjaga kondusivitas,” kata Ahmad Luthfi.
May Day Diisi Kegiatan Positif
Sebelumnya, dialog bersama sekitar 78 serikat pekerja dan buruh dari berbagai daerah telah digelar. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa peringatan May Day akan dilaksanakan di wilayah masing-masing dengan mengedepankan suasana damai.
Momentum May Day juga diarahkan untuk memperkuat solidaritas buruh di tengah tantangan global yang memengaruhi dunia kerja. Pemerintah daerah berharap, sinergi antara pekerja dan pemerintah dapat terus ditingkatkan.
“Mari kita rapatkan barisan, mencermati perkembangan global dengan cara bergandengan tangan. Kita harus bersatu untuk menjaga hubungan industrial yang kondusif di wilayah kita,” tegasnya.
Koordinasi Berlanjut di Daerah
Sementara itu, koordinasi lanjutan terus dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah bersama elemen buruh di berbagai daerah.
Berbagai kegiatan positif direncanakan akan mewarnai peringatan May Day tahun ini, mulai dari dialog, sarasehan, hingga kegiatan olahraga bersama.
“Sudah kami koordinasikan, teman-teman buruh akan mengisi May Day dengan berbagai kegiatan konstruktif di daerah masing-masing,” ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Tengah, Ahmad Aziz. (mus)







