Folkstime.id – Pekerjaan pembangunan di ruas Jalan Kaligawe, Kota Semarang, dipastikan akan dihentikan sementara menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama penghubung Semarang–Demak yang setiap tahun mengalami lonjakan volume kendaraan.
Kebijakan penghentian proyek dilakukan sekitar dua minggu sebelum puncak arus mudik. Selain itu, jajaran Polrestabes Semarang melalui Satuan Lalu Lintas juga memberlakukan rekayasa arus berupa contraflow di kawasan Kaligawe.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang, Yunaldi, mengatakan penerapan contraflow bersifat situasional, bergantung pada tingkat kepadatan kendaraan di lapangan.
“Contraflow kami berlakukan untuk kendaraan dari arah barat atau dari pusat Kota Semarang menuju arah Demak. Langkah ini untuk meminimalisasi kemacetan selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Yunaldi, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, Kaligawe menjadi salah satu titik krusial di jalur pantura karena menjadi akses vital kendaraan dari Semarang menuju wilayah timur Jawa Tengah. Peningkatan arus biasanya terjadi signifikan menjelang dan saat periode mudik Lebaran.
Ia memastikan, aktivitas konstruksi yang saat ini masih berjalan tidak akan mengganggu masa puncak perjalanan masyarakat.
“Kami pastikan pekerjaan proyek akan dihentikan sementara dua minggu menjelang arus mudik Lebaran, agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat yang akan bepergian,” tegasnya.
Penghentian sementara ini diharapkan mampu mengurangi potensi penyempitan lajur akibat alat berat, pembatas proyek, maupun aktivitas pekerjaan lainnya yang selama ini memicu antrean panjang kendaraan, terutama pada jam sibuk.
Selain rekayasa contraflow, kepolisian juga mengimbau pengendara untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Masyarakat yang hendak menuju wilayah timur, khususnya arah Demak dan sekitarnya, disarankan memanfaatkan akses jalan tol maupun melintasi Jalan Ronggowarsito dan Jalan Majapahit guna menghindari kepadatan di Kaligawe.
“Kami mengimbau masyarakat menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas selama masa pembangunan berlangsung,” tambahnya.
Dengan kombinasi penghentian proyek dan rekayasa lalu lintas tersebut, aparat kepolisian berharap distribusi kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026 dapat lebih terkendali. Langkah ini juga ditujukan untuk menekan risiko kecelakaan akibat kepadatan ekstrem di jalur pantura Kaligawe yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan di Semarang bagian timur.(tya)







