Hotel Ciputra Semarang resmi meluncurkan website terbaru sebagai bagian dari transformasi menjadi hotel independen di bawah Ciputra Group.

Melalui layanan direct booking, tamu memperoleh berbagai keuntungan eksklusif, merchandise, hingga kesempatan memenangkan voucher menginap gratis setiap pekan.

FOLKSTIME.ID – Hotel Ciputra Semarang, salah satu hotel bintang lima di Kota Semarang yang berlokasi strategis di kawasan Simpang Lima, secara resmi meluncurkan website terbaru, www.hotelciputra.com/semarang, melalui rangkaian acara yang diselenggarakan pada Minggu (19/7/2026).

Acara itu bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD).

Peluncuran ini menjadi bagian dari transformasi Hotel Ciputra Semarang setelah memasuki babak baru sebagai hotel independen di bawah Ciputra Group, menyusul berakhirnya kerja sama manajemen dengan Swiss-Belhotel International yang telah terjalin selama hampir tiga dekade.

Mengusung semangat “The New Era Begins”, Hotel Ciputra Semarang terus menghadirkan inovasi dan peningkatan layanan bagi para tamu.

Kehadiran website resmi terbaru menjadi salah satu langkah strategis untuk memberikan kemudahan akses informasi sekaligus menghadirkan pengalaman reservasi yang lebih cepat, mudah, dan menguntungkan melalui sistem direct booking.

Acara peluncuran yang berlangsung di area pintu keluar Hotel Ciputra Semarang tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan Car Free Day Simpang Lima.

Suasana semakin meriah dengan penampilan tari tradisional sebagai simbol penghormatan terhadap budaya Indonesia sekaligus menyambut era baru Hotel Ciputra Semarang.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Hotel Ciputra Semarang juga membagikan 100 minuman gratis kepada pengunjung yang mengikuti rangkaian aktivitas di booth serta memperkenalkan berbagai fitur dan keuntungan yang tersedia pada website baru.

Melalui www.hotelciputra.com/semarang, masyarakat kini dapat melakukan pemesanan kamar secara langsung dengan berbagai keuntungan eksklusif.

Setiap tamu yang melakukan reservasi melalui website resmi berkesempatan memperoleh merchandise eksklusif Hotel Ciputra Semarang, seperti mug atau teddy bear, selama persediaan masih tersedia.

Selain itu, Hotel Ciputra Semarang juga menghadirkan program Weekly Giveaway dengan hadiah utama voucher menginap satu malam di Deluxe Room.

Caranya cukup mudah, pengunjung hanya perlu mengakses website, mengambil tangkapan layar halaman utama, mengunggahnya ke Instagram Story, serta me-mention akun @hotelciputrasemarang.

Setiap unggahan akan diikutsertakan dalam pengundian mingguan.

Director of Sales & Marketing Hotel Ciputra Semarang, Ila Indriana, mengatakan bahwa peluncuran website ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan Hotel Ciputra Semarang sebagai hotel independen.

“Transformasi ini bukan sekadar menghadirkan tampilan website yang baru, tetapi juga merupakan komitmen kami untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada para tamu. Sebagai hotel bintang lima yang kini beroperasi secara independen di bawah Ciputra Group, kami ingin menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, lebih personal, serta memberikan nilai tambah melalui berbagai penawaran eksklusif bagi tamu yang melakukan pemesanan langsung melalui website resmi kami,” ujar Ila Indriana.

Melalui peluncuran website resmi ini, Hotel Ciputra Semarang berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan tamu terhadap kanal reservasi resmi hotel.

Sejalan dengan semangat “The New Era Begins”, Hotel Ciputra Semarang akan terus menghadirkan inovasi, pelayanan terbaik, serta pengalaman menginap berstandar bintang lima bagi tamu bisnis maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Komisi D DPRD Kota Semarang mengapresiasi Sekolah Rakyat sebagai program yang membuka akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu. Namun, DPRD menilai pendampingan psikologis bagi siswa yang tinggal di asrama perlu menjadi perhatian utama. Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim, mengatakan masih ada siswa yang kesulitan beradaptasi dan menangis karena teringat keluarga di rumah. Karena itu, keberadaan psikolog serta guru asuh dinilai penting untuk mendukung kondisi mental siswa. Selain pendampingan psikis, DPRD juga mendorong penambahan guru, pengasuh asrama, dan sarana pembelajaran agar layanan pendidikan semakin optimal. Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Kota Semarang, Ridho Irwanto, menyebut sekolah masih membutuhkan lima guru, yakni tiga guru SD, satu guru agama, dan satu guru seni. Kekurangan tersebut akan dibantu sementara oleh Dinas Pendidikan hingga guru PPPK dari kementerian mulai bertugas pada September mendatang. Untuk layanan kesehatan dan psikolog, sekolah telah bekerja sama dengan Puskesmas Rowosari dan Universitas Katolik Soegijapranata guna memastikan kebutuhan fisik maupun mental siswa tetap terlayani. #sekolahrakyat #prabowo #presiden #semarang #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *