• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Islam Indonesia Dinilai Punya Kartu Strategis untuk Perkuat Diplomasi Global

setiawan by setiawan
12 Agustus 2026
in Teknologi
0
Islam Indonesia dinilai memiliki modal sosial kuat berupa keberagaman, tradisi, demokrasi, dan organisasi kemasyarakatan Islam yang dapat dikembangkan menjadi soft power serta instrumen diplomasi Indonesia di tengah dinamika global.
Islam Indonesia dinilai memiliki modal sosial kuat berupa keberagaman, tradisi, demokrasi, dan organisasi kemasyarakatan Islam yang dapat dikembangkan menjadi soft power serta instrumen diplomasi Indonesia di tengah dinamika global.

Islam Indonesia dinilai memiliki modal sosial kuat berupa keberagaman, tradisi, demokrasi, dan organisasi kemasyarakatan Islam yang dapat dikembangkan menjadi soft power serta instrumen diplomasi Indonesia di tengah dinamika global.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Indonesia dinilai memiliki modal sosial yang kuat untuk memainkan peran lebih besar di tengah perubahan politik dan dinamika global. Pengalaman mengelola keberagaman, tradisi, demokrasi, serta keberadaan organisasi kemasyarakatan Islam menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan sebagai instrumen diplomasi Indonesia.

Gagasan tersebut mengemuka dalam International Seminar on Indonesian Islam and Global Affairs yang digelar Pascasarjana UIN Walisongo Semarang di Ruang Teater Gedung Kiai Saleh Darat, Senin (10/8/2026).

Seminar yang menghadirkan Prof. Dr. Robert W. Hefner, Prof. Sumanto Al Qurtuby, dan Prof. Dr. Muhyar Fanani itu tidak hanya membahas perkembangan Islam Indonesia, tetapi juga menempatkannya dalam konteks persoalan global, termasuk konflik dan dinamika politik Timur Tengah.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., mengatakan forum tersebut menjadi ruang penting bagi sivitas akademika untuk melihat persoalan global dari perspektif yang lebih luas.

“Ini merupakan kesempatan besar yang bisa kita manfaatkan untuk berdiskusi tentang permasalahan global yang muncul dan kita hadapi sebagai umat Muslim di Indonesia,” ujar Musahadi.

Lights of Literacy di Semarang: Empat Generasi Muda Terpilih Jadi Duta Baca 2026

Pengalaman Islam Indonesia Jadi Modal

Prof. Dr. Robert W. Hefner menilai Indonesia memiliki karakter yang menarik dalam perkembangan Islam di Asia. Salah satu kekuatannya adalah kemampuan umat Islam berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar budaya dan tradisi yang beragam.

Menurut Hefner, kemajemukan Islam dan urf atau tradisi masyarakat menjadi salah satu karakter penting Indonesia. Di sisi lain, pemimpin Muslim di Indonesia juga dinilai mampu beradaptasi dengan arus modernisasi.

Kekuatan lainnya terletak pada keberadaan organisasi kemasyarakatan Islam yang memiliki basis massa besar dan bergerak di berbagai sektor kehidupan.

Organisasi-organisasi tersebut, kata Hefner, tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi sosial yang luas.

“Umat Islam Indonesia itu besar, aktif, dan demokratis,” tegasnya.

Karakter tersebut dinilai dapat menjadi modal bagi Indonesia untuk menunjukkan model kehidupan Islam yang terbuka dan mampu berdampingan dengan demokrasi serta kemajemukan.

Konflik Timur Tengah Jangan Disederhanakan

Di sisi lain, Prof. Sumanto Al Qurtuby mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak terburu-buru menyederhanakan konflik Timur Tengah sebagai persoalan agama.

Menurutnya, berbagai konflik di kawasan tersebut dipengaruhi banyak faktor, mulai dari geopolitik, perebutan wilayah, klaim kesejahteraan, persaingan kekuasaan berbasis etnis atau suku, perseteruan antarkelompok, hingga intervensi negara lain.

Ia menyebut sejumlah perspektif yang selama ini berkembang di masyarakat, seperti konflik agama, proxy war, dan intervensi Amerika Serikat. Namun, faktor internal masing-masing negara juga tidak dapat diabaikan.

“Konflik yang kompleks ini muncul karena adanya dinamika internal bagi masing-masing negara,” kata Sumanto.

Ia juga meminta masyarakat Indonesia membedakan sikap antara negara, pemerintah, dan individu dalam merespons konflik internasional.

“Harus dibedakan antara perspektif negara, personal, atau pemerintah,” ujarnya.

Menurut Sumanto, kehati-hatian diperlukan agar masyarakat Indonesia tidak terjebak dalam konflik yang memiliki akar persoalan berbeda dengan kondisi sosial-politik di Indonesia.

Islam Indonesia Perlu Didorong Jadi Soft Power

Sementara itu, Prof. Dr. Muhyar Fanani melihat potensi Islam Indonesia lebih jauh sebagai kekuatan soft power Indonesia di dunia internasional.

Menurutnya, pengalaman Islam Indonesia dalam mengelola keberagaman dan membangun kehidupan sosial yang demokratis dapat menjadi bagian dari strategi diplomasi Indonesia.

Namun, potensi tersebut membutuhkan perencanaan yang jelas. Muhyar mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan menyusun blueprint yang konsisten dan komprehensif untuk mengembangkan soft power Indonesia.

Dengan pendekatan tersebut, Islam Indonesia tidak berhenti sebagai identitas keagamaan, tetapi dapat berkembang menjadi kekuatan sosial sekaligus instrumen diplomasi dalam membangun hubungan Indonesia dengan dunia.

Seminar Pascasarjana UIN Walisongo Semarang itu pun memperlihatkan bahwa pembicaraan mengenai Islam Indonesia kini tidak hanya berkutat pada persoalan keagamaan, tetapi juga menyentuh isu geopolitik, demokrasi, diplomasi, dan posisi Indonesia dalam percaturan global.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Sebanyak 995 pucuk senjata yang terdiri dari air gun, air rifle, senjata api, hingga alat pembuat peluru ditemukan di ruang bekas Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tak hanya itu, polisi juga menemukan amunisi, sabu, ganja, hingga VCD porno saat penggeledahan lanjutan pada Agustus 2026. Ruangan tersebut diketahui selama ini terkunci rapat karena kuncinya dibawa mantan Ketua Yayasan berinisial IWD, yang sebelumnya telah dipecat karena diduga menyalahgunakan keuangan yayasan. Kini, Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki asal-usul, kepemilikan, dan tujuan penyimpanan ratusan senjata serta barang terlarang tersebut. #folkstime #nasional #viral #sekolah #yayasan

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Islam Indonesiasemarangsoft powerUin walisongo
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya