FOLKSTIME.ID – Memasuki hari ke-10 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, tepatnya pada Sabtu, 28 Februari 2026, umat Islam di Kota Semarang menunaikan ibadah puasa dengan penuh khidmat. Suasana religius tampak nyata di seluruh penjuru kota, mulai dari masjid-masjid besar hingga mushola-mushola di lingkungan perumahan, yang ramai dengan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai kegiatan ibadah lainnya.
Ramadhan tidak hanya menjadi momen menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana pembinaan spiritual. Selama bulan suci ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan kesabaran, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama. Aktivitas seperti berbagi makanan untuk berbuka puasa (iftar), sedekah, dan zakat semakin menegaskan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Jadwal Imsakiyah dan Sholat Lima Waktu di Semarang
Untuk memastikan ibadah berjalan tepat waktu sesuai ketentuan syariat, masyarakat dianjurkan menggunakan jadwal resmi yang diterbitkan oleh otoritas keagamaan. Berikut jadwal imsakiyah dan sholat lima waktu untuk Kota Semarang pada Sabtu, 28 Februari 2026:
Imsak: 04.18 WIB
Subuh: 04.28 WIB
Terbit: 05.40 WIB
Dhuha: 06.08 WIB
Zuhur: 11.54 WIB
Asar: 14.57 WIB
Maghrib (Buka Puasa): 18.01 WIB
Isya: 19.11 WIB
Masyarakat disarankan untuk menyesuaikan kegiatan sehari-hari dengan jadwal ini agar semua ibadah, mulai dari puasa hingga sholat, bisa dilaksanakan secara optimal. Selain itu, memperhatikan jadwal sholat juga membantu umat menjaga konsistensi ibadah dan meningkatkan kualitas spiritual selama Ramadhan.
Makna Spiritual di Balik Puasa
Bulan Ramadhan merupakan momentum introspeksi dan pembenahan diri. Puasa mengajarkan disiplin, kesabaran, dan empati terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung. Dengan menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, umat Islam belajar menghargai nikmat yang terkadang dianggap remeh dalam keseharian.
Tak hanya itu, Ramadhan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Kegiatan berbuka bersama keluarga, tetangga, atau komunitas lokal memberi nuansa kebersamaan yang hangat, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.
Tips Menjalani Ramadhan dengan Penuh Berkah
Tetap Konsisten dengan Jadwal Ibadah: Gunakan jadwal resmi sholat dan imsakiyah agar semua ibadah dapat dilaksanakan dengan tepat waktu.
Perbanyak Bacaan Al-Qur’an: Membaca Al-Qur’an membantu menenangkan hati dan memperdalam pemahaman spiritual.
Aktif Berbagi: Sedekah dan berbagi makanan untuk berbuka puasa memperkuat kepedulian sosial dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Menjaga Kesehatan: Konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka, serta tetap berolahraga ringan untuk menjaga stamina selama puasa.
Introspeksi dan Evaluasi Diri: Gunakan waktu Ramadhan untuk merenungkan perilaku sehari-hari dan meningkatkan kualitas akhlak.
Dengan memahami makna dan aturan ibadah, umat Islam di Semarang dapat menjalani Ramadhan dengan penuh keberkahan, sekaligus memperkuat ikatan spiritual dan sosial di masyarakat. Hari ke-10 ini menjadi pengingat pentingnya kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian selama bulan suci.(tya)







