• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Transformasi Universitas Wahid Hasyim Semarang: Perkuat Riset, Digitalisasi Kampus, dan Internasionalisasi Berbasis Aswaja

Muso by Muso
22 Mei 2026
in Lifestyle
1
Transformasi Universitas Wahid Hasyim Semarang: Perkuat Riset, Digitalisasi Kampus, dan Internasionalisasi Berbasis Aswaja
Transformasi Universitas Wahid Hasyim Semarang: Perkuat Riset, Digitalisasi Kampus, dan Internasionalisasi Berbasis Aswaja
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Universitas Wahid Hasyim Semarang terus menunjukkan kemajuan pesat dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan menegaskan komitmennya menjadi universitas unggul di tingkat nasional maupun internasional.

Transformasi tersebut didorong melalui penguatan tridharma perguruan tinggi, hilirisasi riset, digitalisasi kampus, hingga penguatan karakter mahasiswa berbasis nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Rektor Unwahas, Prof Dr Ir Helmy Purwanto ST MT MIP menyampaikan bahwa seluruh arah pengembangan universitas berlandaskan nilai-nilai Aswaja yang menjadi identitas akademik sekaligus moral bagi sivitas akademika.

Nilai tersebut menjadi fondasi dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Unwahas berkomitmen menjadi universitas unggul yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga mentransformasikan ilmu dan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Dalam memperkuat peran akademiknya, Unwahas menempatkan penguatan tridharma perguruan tinggi sebagai prioritas utama.

Kampus ini mendorong pendidikan berkualitas berstandar internasional, riset yang inovatif dan transformatif, serta pengabdian masyarakat yang memberikan dampak nyata.

Hasil penelitian tidak hanya diarahkan pada pengembangan akademik, tetapi juga pada solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial dan pembangunan.

Salah satu konsep yang kini menjadi fokus pengembangan adalah “Kampus Berdampak”. Melalui konsep ini, Unwahas menempatkan perguruan tinggi sebagai institusi yang tidak hanya memproduksi ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

Program pengabdian berbasis riset diperkuat, sekaligus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan oleh dunia industri maupun sektor publik.

Selain itu, Unwahas juga mengembangkan ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi di lingkungan kampus.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat daya saing bangsa melalui pengembangan inovasi yang dapat dikomersialisasikan.

Transformasi digital menjadi strategi penting dalam modernisasi tata kelola kampus. Saat ini Unwahas tengah mengintegrasikan berbagai sistem digital untuk mendukung pelayanan akademik, meningkatkan efisiensi administrasi, serta membangun konsep smart campus yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, internasionalisasi juga menjadi agenda strategis pengembangan kampus. Unwahas terus memperluas kerja sama global, meningkatkan mutu akademik berstandar internasional, serta memperkuat rekognisi di tingkat global tanpa meninggalkan identitas lokal dan nilai-nilai Aswaja.

Rektor menegaskan bahwa penguatan karakter mahasiswa juga menjadi prioritas utama. Unwahas menargetkan lahirnya lulusan yang berkarakter Aswaja, berintegritas, inovatif, serta memiliki daya saing internasional sehingga mampu menjawab tantangan pembangunan nasional maupun global.

Dalam Rencana Strategis 2026–2030, Unwahas berada pada fase “Early Growth” dengan target menjadi universitas unggul berbasis keilmuan berkarakter Aswaja. Kampus ini juga menargetkan lahirnya berbagai inovasi yang mampu membantu menyelesaikan persoalan masyarakat sekaligus meningkatkan pengakuan di tingkat nasional dan internasional.

Penguatan tata kelola dan sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui internalisasi nilai Aswaja, evaluasi kinerja berkelanjutan, peningkatan standar pelayanan akademik, serta pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan.

Rektor menegaskan bahwa kemajuan Unwahas merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wahid Hasyim, Prof Dr KH Noor Ahmad MA menambahkan bahwa Unwahas akan terus memperkuat pendidikan tinggi berbasis nilai Aswaja melalui inovasi riset, digitalisasi tata kelola, serta pengembangan kewirausahaan.

Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan strategi transformasi digital, hilirisasi riset, internasionalisasi, serta penguatan peran kampus bagi masyarakat, Universitas Wahid Hasyim Semarang optimistis mampu menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya