FOLKSTIME.ID – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Rayon Sutawijaya mulai menata kembali kekuatan organisasinya.
Menjelang akhir tahun, konsolidasi alumni diarahkan pada penguatan database, kemandirian ekonomi, regenerasi kepengurusan hingga perluasan jaringan eksternal.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Temu Alumni yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Sabtu (25/9/2026) malam.
Ketua IKA PMII Rayon Sutawijaya, Walid Faisyawi, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun kembali kekuatan alumni melalui langkah yang lebih terarah.
“Yang ingin kami bangun adalah organisasi yang memiliki basis data kuat, mandiri secara ekonomi, memiliki regenerasi kepemimpinan dan jaringan eksternal yang luas,” kata Walid.
Menurutnya, empat pilar tersebut tidak hanya menjadi rumusan organisasi, tetapi juga menjadi dasar untuk menentukan program kerja IKA PMII Rayon Sutawijaya ke depan.
Pilar pertama berkaitan dengan pendataan dan database alumni. Organisasi akan melakukan penataan data secara lebih terintegrasi agar keberadaan, profesi serta potensi alumni dapat dipetakan dengan lebih baik.
Walid menilai database alumni menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan organisasi.
“Kalau data alumni tertata dengan baik, kami bisa mengetahui potensi yang dimiliki. Dari sana, konsolidasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan tepat,” ujarnya.
Database tersebut nantinya diharapkan menjadi peta jaringan alumni. Tidak hanya untuk kepentingan komunikasi internal, tetapi juga membuka peluang kolaborasi berdasarkan latar belakang profesi dan kemampuan masing-masing anggota.
Pilar kedua menyentuh sektor kemandirian ekonomi. IKA PMII Rayon Sutawijaya mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang dapat mempertemukan berbagai bisnis milik alumni.
“Kami ingin usaha alumni tidak berjalan sendiri-sendiri. Ada ruang untuk saling mendukung, berkolaborasi dan membuka peluang usaha baru,” kata Walid.
Konsep tersebut diarahkan pada penguatan sektor kemandirian ekonomi. Alumni yang telah memiliki bisnis usaha dapat membangun jejaring dengan alumni lainnya sehingga tercipta hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.
Bagi organisasi, penguatan ekonomi anggota juga diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi menuju kemandirian organisasi.
Adapun pilar ketiga berkaitan dengan regenerasi kepemimpinan. Pergantian pengurus dipandang sebagai bagian penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memberikan ruang lebih besar kepada alumni dari generasi berikutnya.
Lebih lanjut, Demisioner Ketua Rayon Sutawijaya periode 2014-2015 M. Isyroh Fuadi yang akrab disapa Mbah Yon, menilai regenerasi bukan sekadar pergantian nama dalam struktur kepengurusan.
“Regenerasi harus dipersiapkan dengan baik. Yang diteruskan bukan hanya kepengurusan, tetapi juga nilai, semangat dan perjuangan organisasi,” ujarnya.
Regenerasi diharapkan dapat menghadirkan gagasan baru sekaligus menjaga hubungan antargenerasi alumni.
Dengan demikian, organisasi tidak berhenti pada aktivitas seremonial, tetapi tetap memiliki peran di tengah perubahan zaman.
Pada pilar keempat adalah penguatan jaringan eksternal. IKA PMII Rayon Sutawijaya membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Perluasan jaringan tersebut diharapkan dapat memperbesar ruang kontribusi alumni di berbagai sektor.
“Organisasi harus memiliki jaringan yang luas. Dengan jaringan itu, posisi tawar semakin kuat dan kontribusi alumni bisa lebih dirasakan di ruang publik,” katanya.
Empat pilar tersebut selanjutnya akan diterjemahkan dalam agenda organisasi pada Desember 2026.
IKA PMII Rayon Sutawijaya telah menyepakati pelaksanaan Silaturahmi Akbar Alumni lintas angkatan.
Pertemuan tersebut akan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antalumni sekaligus melakukan konsolidasi program.
Agenda tersebut juga akan dirangkai dengan Musyawarah Pengurus untuk menentukan susunan kepengurusan baru. Forum pergantian kepengurusan tersebut diharapkan berlangsung secara demokratis dan akuntabel.
Kepengurusan baru nantinya akan menjadi bagian penting dalam menjalankan empat pilar yang telah dirumuskan.
Bagi IKA PMII Rayon Sutawijaya, momentum akhir tahun bukan sekadar penanda pergantian kalender. Konsolidasi alumni menjadi upaya untuk kembali melihat potensi yang telah tumbuh dari perjalanan panjang organisasi.
Dari database yang lebih tertata, ekonomi yang saling menguatkan, regenerasi yang berkelanjutan hingga jaringan yang semakin luas, organisasi ingin membangun kembali kekuatan alumni sebagai modal untuk melangkah ke masa depan.
Semangat itulah yang kemudian menjadi pijakan menuju Silaturahmi Akbar dan Musyawarah Pengurus pada Desember mendatang. (Rin)













