Folkstime.id - KA Harina relasi Bandung-Surabaya Pasarturi tertemper truk di perlintasan sebidang Semarang.

FOLKSTIME.ID – KA Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi tertemper sebuah truk di perlintasan sebidang Nomor 1A KM 0+100 petak jalan antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol, Kota Semarang, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api sempat mengalami gangguan dan dilakukan pemeriksaan sarana sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Setelah kejadian KA Harina tertemper truk di perlintasan sebidang Semarang itu, kereta langsung menjalani Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 16.16 WIB guna memastikan kondisi rangkaian tetap aman untuk melanjutkan perjalanan.

Pemeriksaan sarana kemudian dilakukan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP). Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh sarana dalam kondisi aman sehingga KA Harina kembali diberangkatkan pada pukul 16.21 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan keterlambatan perjalanan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut tercatat sekitar enam menit dari jadwal normal.

“Perjalanan KA 100 Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi tertemper kendaraan di perlintasan sebidang No. 1A KM 0+100 petak jalan antara Stasiun Jerakah–Stasiun Semarang Poncol pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 16.15 WIB,” kata Luqman dalam keterangan tertulis.

Menurut Luqman, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari pengemudi, kendaraan tidak dapat dihentikan saat palang pintu mulai ditutup karena diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Berdasarkan keterangan awal pengemudi, kendaraan tidak dapat berhenti saat palang pintu mulai menutup akibat dugaan gangguan pengereman sehingga berhenti di area jalur KA,” ujarnya.

Ia menambahkan, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di perlintasan sebidang tersebut.

“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, sirine peringatan telah dibunyikan ketika KA Harina akan melintas di jalur perlintasan tersebut. Pada saat yang sama, palang pintu juga sedang dalam proses penutupan.

Namun, sebuah truk yang bergerak dari arah selatan menuju utara tetap memasuki area perlintasan. Saat berada di tengah jalur rel, kendaraan tersebut mengalami gangguan setelah tangki terlepas sehingga tidak dapat segera keluar dari lintasan kereta api.

Situasi darurat kemudian direspons cepat oleh petugas jaga lintasan perlintasan (JPL) bernama Deni. Upaya penyelamatan dilakukan dengan memberikan isyarat bahaya kepada masinis kereta yang sedang mendekati lokasi.

“Melihat kondisi tersebut, petugas JPL atas nama Deni segera berlari ke arah datangnya KA Harina untuk memberikan isyarat bahaya,” ungkap Luqman.

Masinis KA Harina selanjutnya disebut telah melakukan pengereman maksimal untuk menghindari kecelakaan. Namun benturan tidak dapat dihindari karena jarak antara kereta dan kendaraan sudah terlalu dekat.

“Masinis KA Harina telah melakukan pengereman maksimal, namun karena jarak yang sudah sangat dekat, benturan tidak dapat dihindari dan KA Harina tertemper pada bagian kiri truk,” jelasnya.

Proses Evakuasi

Sesaat setelah kejadian, rangkaian KA Harina ditarik mundur guna mengamankan posisi kereta sekaligus memberikan ruang bagi proses penanganan di lokasi kejadian.

Truk yang terlibat kemudian didorong kembali ke arah selatan agar menjauh dari area perlintasan. Setelah perjalanan KA Harina dan KA Matarmaja dipastikan melintas dengan aman, proses evakuasi dilanjutkan hingga kendaraan berhasil dipindahkan sepenuhnya dari jalur rel.

“Setelah KA Harina dan KA Matarmaja melintas di lokasi tersebut, truk kemudian kembali didorong ke arah utara dan dievakuasi sepenuhnya dari jalur KA,” kata Luqman.

KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta untuk berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi dan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Luqman. (Tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – PT PLN (Persero) menerapkan pemadaman listrik bergilir sebagai langkah manajemen beban untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan di tengah berkurangnya pasokan daya. Berdasarkan keterangan PLN dan Kementerian ESDM, kondisi tersebut dipicu gangguan teknis pada dua pembangkit listrik besar yang menyebabkan hilangnya pasokan daya dalam jumlah signifikan. Situasi diperparah oleh kendala pasokan batu bara kalori menengah yang menjadi bahan bakar sejumlah PLTU. Untuk mencegah kelebihan beban yang berpotensi memicu pemadaman total (blackout), PLN melakukan pemadaman bergilir secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah. Saat ini PLN bersama mitra pembangkit tengah mempercepat perbaikan unit yang mengalami gangguan serta mengoptimalkan pembangkit cadangan. Sementara itu, Kementerian ESDM membentuk tim lintas sektor guna mempercepat pemenuhan pasokan batu bara ke PLTU. PLN menegaskan pemadaman bergilir bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap seiring pulihnya pasokan listrik nasional. Video : Istimewa #pln #pemadamanlistrik #listrik #viral #indonesia

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

1 thought on “KA Harina Tertemper Truk di Perlintasan Sebidang Semarang, Perjalanan Sempat Tertunda 6 Menit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *