KAI Daop 4 Semarang Pastikan 18 Lokomotif dan 155 Kereta Siap Angkutan Lebaran 2026, Teknisi Siaga 24 Jam

FOLKSTIME.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan kesiapan sarana perkeretaapian untuk menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan intensitas perawatan lokomotif dan kereta penumpang agar seluruh rangkaian siap beroperasi secara optimal dalam melayani lonjakan penumpang saat mudik dan arus balik.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa seluruh sarana yang akan dioperasikan telah melalui proses pemeriksaan teknis sesuai standar keselamatan dan operasional yang berlaku di lingkungan perkeretaapian.

Menurutnya, setiap lokomotif dan kereta penumpang diperiksa secara menyeluruh sebelum diberangkatkan untuk memastikan seluruh sistem bekerja dengan baik.

“Seluruh lokomotif dan kereta penumpang yang akan dioperasikan telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan sesuai standar teknis yang berlaku. Kami memastikan setiap rangkaian dalam kondisi prima sebelum diberangkatkan, baik dari sisi sistem pengereman, kelistrikan, pendingin ruangan, hingga fasilitas pelayanan pelanggan,” ujar Luqman.

Selain perawatan rutin, KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga keandalan operasional selama periode angkutan Lebaran.

“Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 juga menyiagakan sarana cadangan serta tim teknisi yang bersiaga 24 jam,” tambahnya.

Dalam rangka memastikan kelancaran operasional kereta api, berbagai pekerjaan teknis dilakukan terhadap sarana lokomotif maupun kereta penumpang.

Untuk lokomotif, proses perawatan meliputi pemeriksaan menyeluruh pada sistem mesin dan transmisi, pengecekan serta pengujian sistem pengereman, hingga pemeriksaan sistem kelistrikan dan panel kontrol. Selain itu, teknisi juga melakukan penggantian sejumlah komponen yang berpotensi aus, seperti kampas rem, filter oli, dan filter udara. Uji fungsi klakson dan lampu utama juga dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan perjalanan tetap terjaga.

Sementara itu, pada kereta penumpang, perawatan difokuskan pada pemeriksaan bogie, roda, dan sistem pengereman. Petugas juga mengecek pintu otomatis dan sistem pengaman interlock, melakukan perawatan fasilitas toilet serta tangki air bersih, hingga memastikan kondisi kursi dan interior kereta tetap nyaman bagi penumpang. Pengujian genset pada kereta pembangkit juga menjadi bagian dari proses pemeriksaan agar suplai listrik selama perjalanan tetap stabil.

Sebagai langkah mitigasi apabila terjadi kendala operasional, KAI Daop 4 Semarang juga menyiapkan sarana cadangan yang dapat digunakan sewaktu-waktu.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain menyiapkan lokomotif dan kereta cadangan yang siaga di depo, menempatkan sarana penolong di sejumlah titik strategis, serta menugaskan teknisi sarana yang bersiaga selama 24 jam sepanjang periode Angkutan Lebaran.

Di wilayah kerja Daop 4 Semarang sendiri terdapat tiga depo lokomotif yang berada di Semarang Poncol, Cepu, dan Tegal, serta satu depo kereta yang berlokasi di Semarang Poncol. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi pusat perawatan sekaligus kesiapan sarana yang akan dioperasikan selama masa angkutan Lebaran.

Selain perawatan internal, KAI Daop 4 Semarang juga memastikan seluruh sarana telah menjalani pemeriksaan kelaikan operasi atau rampcheck oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Total terdapat 18 lokomotif dan 155 kereta penumpang di wilayah Daop 4 Semarang yang telah diperiksa. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, seluruh sarana dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan dan laik operasi untuk digunakan dalam layanan Angkutan Lebaran 2026.

Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional kereta api, terutama pada periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti Lebaran.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, selain meningkatkan frekuensi pemeriksaan, kami juga menyiapkan lokomotif dan kereta cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat. Dengan kesiapan ini, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” tutupnya.

Dengan kesiapan sarana yang telah dipastikan laik operasi, KAI Daop 4 Semarang berharap pelayanan kereta api selama musim mudik Lebaran dapat berjalan maksimal. Peningkatan perawatan dan kesiapan teknisi diharapkan mampu menjaga keandalan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memilih transportasi kereta api sebagai moda perjalanan mudik tahun ini.

Optimalisasi perawatan sarana tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan transportasi perkeretaapian serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.(tya)

Artikel Menarik Lainnya