FOLKSTIME.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan layanan internet gratis di 382 titik area publik guna mendukung kebutuhan komunikasi para pemudik selama arus mudik Lebaran 2026. Fasilitas tersebut tersedia di sejumlah tempat umum seperti terminal, area layanan transportasi, dan lokasi publik lain yang menjadi titik mobilitas masyarakat.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan penyediaan akses internet gratis bertujuan membantu para pemudik tetap terhubung dengan keluarga selama perjalanan menuju kampung halaman.
Hal itu disampaikannya saat meninjau layanan masyarakat menjelang mudik Lebaran di Terminal Sukoharjo, Kamis (12/3/2026).
“Ketika perjalanan jauh, sering kali kuota internet habis. Dengan adanya fasilitas ini, pemudik bisa tetap berkomunikasi dengan keluarga dan mendapatkan informasi perjalanan,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan berbagai layanan masyarakat menjelang mudik Lebaran 2026. Selain internet gratis, pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan kondisi terminal serta menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak kendaraan dan masyarakat.
Menurut Gus Yasin, pemerintah daerah ingin memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman. Ia juga mengingatkan agar fasilitas internet gratis tidak digunakan untuk aktivitas yang tidak bermanfaat.
“Pemerintah sedang gencar memerangi praktik judi online dan penyalahgunaan game online. Karena itu saya minta pengawasan dari petugas, termasuk Satpol PP, agar penggunaan internet di fasilitas umum benar-benar untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Gus Yasin menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi para perantau yang pulang kampung. Ia menyebut berbagai fasilitas publik di wilayah provinsi tersebut telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
“Jawa Tengah sudah siap menyambut pemudik. Kami juga berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti BUMN, PLN, hingga Pertamina untuk memastikan layanan publik berjalan lancar,” katanya.
Selain aspek layanan transportasi, kesehatan para pengemudi juga menjadi perhatian utama. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi awak kendaraan tetap prima setelah menempuh perjalanan jauh.
“Kami melakukan pemeriksaan, termasuk tes bebas alkohol untuk kru bus, terutama sopir. Kami ingin memastikan mereka mengemudi dalam kondisi sehat dan mampu mengantarkan penumpang dengan aman,” jelasnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat menekan potensi kecelakaan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin juga memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman selama periode mudik Lebaran.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya pemudik, untuk tetap menjaga kesehatan, ketertiban, serta memperhatikan keamanan barang bawaan selama perjalanan.
“Pastikan semuanya aman. Jaga kesehatan dan ketertiban selama perjalanan. Salam untuk keluarga di kampung halaman,” katanya.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyambut baik program layanan masyarakat menjelang mudik Lebaran tersebut. Ia menilai penyediaan Wi-Fi publik di sejumlah lokasi layanan masyarakat sangat membantu aktivitas warga.
Menurut Etik, program internet gratis sebenarnya telah berjalan sejak 2025 dan terus dikembangkan hingga tahun ini.
Selain untuk area publik, program tersebut juga mencakup internet gratis di desa, sektor pendidikan, serta jaringan internet yang mendukung program Kecamatan Berdaya.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memperluas akses informasi dan layanan digital,” ujarnya.
Di lokasi kegiatan, puluhan warga terlihat mengantre untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan di terminal. Layanan ini mencakup tes urin, pemeriksaan gula darah, serta pengecekan tekanan darah.
Salah satu pengemudi bus dari PO Gunung Mulia, Via, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia mengatakan layanan itu membuat para sopir bisa mengetahui kondisi kesehatannya sebelum kembali bekerja mengantar penumpang.
“Tadi saya cek gula darah dan tensi. Hasilnya tensi normal, tapi gula darah perlu diturunkan. Tes urin masih menunggu hasil,” katanya.
Ia berharap kondisi kesehatannya tetap terjaga agar dapat melayani pemudik dengan baik selama periode mudik Lebaran.
Selain layanan kesehatan, keberadaan internet gratis di terminal juga dirasakan manfaatnya oleh para pekerja di area transportasi. Petugas ticketing bernama Fadith mengaku fasilitas tersebut memudahkan pekerjaannya dalam memperbarui informasi perjalanan.
“Kecepatannya cukup lancar dan sangat membantu pekerjaan saya sebagai petugas ticketing,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin juga menyerahkan bantuan kepada sejumlah pemudik, penumpang layanan Trans Jateng, serta pengemudi becak yang berada di area terminal.
Ia bahkan sempat memenuhi permintaan seorang warga lanjut usia untuk melihat kondisi rumahnya yang berada di sekitar terminal.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kesiapan layanan publik sekaligus memberikan dukungan langsung kepada masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.(tya)







