FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kabupaten Demak kembali menyiapkan program Mudik Gratis 2026 bagi warganya yang bekerja dan menetap di wilayah Jabodetabek. Program ini menjadi bagian dari kebijakan mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan hemat biaya menjelang Lebaran.
Pendaftaran program tersebut telah dibuka sejak Februari 2026 dan masih diperpanjang hingga Maret agar lebih banyak warga Demak yang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Sugiharto, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyiapkan total enam armada bus untuk keberangkatan pertama.
“Untuk kepulangan warga Demak yang berada di wilayah Jabodetabek, Pemkab Demak menyediakan enam bus. Rinciannya empat bus dari Pemkab Demak, satu bus dari Baznas Demak, dan satu bus dari Jasa Raharja,” kata Sugiharto.
Ia menyampaikan, enam bus tersebut dijadwalkan berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 16 Maret 2026 siang. Rombongan akan menuju Kabupaten Demak dengan titik pemberhentian utama di Pendopo Kabupaten Demak.
“Enam bus pertama akan diberangkatkan dari Taman Mini pada tanggal 16 Maret 2026 siang, selanjutnya akan berhenti di Pendopo Kabupaten,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan keberangkatan tambahan pada hari berikutnya. Pada 17 Maret 2026, sebanyak delapan bus tambahan akan diberangkatkan menuju Demak dari beberapa titik di wilayah Jabodetabek.
Menurut Sugiharto, delapan armada tersebut terdiri atas tiga bus yang berangkat dari Bogor dan lima bus dari Jakarta.
“Untuk delapan bus tersebut tidak berhenti di Pendopo, namun penumpang bisa turun sesuai permintaan. Titik akhir pemberhentian berada di Terminal Tipe A Demak di Jalan Lingkar,” jelasnya.
Dengan demikian, total terdapat 14 bus yang difasilitasi dalam program mudik gratis bagi warga Demak tahun ini.
Program ini merupakan bagian dari keberangkatan mudik gratis secara serentak yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Seluruh rombongan dari berbagai daerah dijadwalkan berangkat bersama dari kawasan TMII menuju berbagai kota tujuan di Jawa Tengah pada 16 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Demak berharap program ini dapat membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan pemudik. Selain itu, penggunaan bus yang disediakan pemerintah juga diharapkan mampu menekan kepadatan kendaraan pribadi selama arus mudik Lebaran.
Program mudik gratis ini setiap tahun diminati banyak perantau asal Demak yang bekerja di kawasan Jabodetabek. Dengan adanya tambahan waktu pendaftaran dan penambahan armada, pemerintah daerah berharap seluruh kuota dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.(Pemkab Demak)







