Mudik Lebaran 2026 Aman! 97% Jalan di Semarang Sudah Mulus, Pemkot Kebutan Perbaikan Ribuan Titik

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang memastikan kesiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan pemantauan terbaru, tingkat kemantapan jalan di wilayah ibu kota Jawa Tengah itu telah mencapai 97 persen sehingga dinilai siap menunjang mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, perbaikan jalan telah dipercepat sejak awal tahun melalui berbagai program penanganan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jalur utama maupun alternatif dalam kondisi aman dilalui kendaraan.

“Kita pastikan per hari ini kondisi jalan kota sangat siap. Dari total 839 kilometer jaringan jalan Kota Semarang, 97 persen sudah dalam kondisi mantap. Saya ingin siapa pun yang masuk ke Semarang merasa aman, tanpa harus khawatir dengan kendala infrastruktur,” ujar Agustina, Jumat (13/3/2026).

Menurut dia, pemerintah kota melakukan perbaikan secara intensif dengan metode tambal sulam atau patching di berbagai titik yang mengalami kerusakan. Program percepatan tersebut menyasar jalur-jalur strategis yang menjadi lintasan utama masyarakat saat musim mudik.

Dalam dua bulan pertama tahun ini, tercatat sebanyak 2.302 titik kerusakan jalan telah diperbaiki. Saat ini, pemerintah kota juga tengah menuntaskan penanganan tambahan pada 810 titik lain yang ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik Lebaran.

“Kami terus melakukan akselerasi. Ada total 3.112 titik penanganan jalan yang kami tangani secara masif sejak Januari menggunakan material hotmix berkualitas. Semua pengerjaan fisik kami targetkan selesai total sebelum hari H agar tidak ada alat berat yang mengganggu kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Selain memperbaiki jalan dalam kewenangan pemerintah kota, Agustina juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah pusat terkait jalur nasional yang menjadi pintu masuk utama ke Kota Semarang. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Kaligawe dan Mangkang yang kerap dilalui pemudik dari berbagai daerah.

Pemerintah Kota Semarang, kata dia, terus menjalin komunikasi dengan instansi terkait agar penanganan infrastruktur di jalur nasional tetap selaras dengan kesiapan jalan kota maupun provinsi.

“Koordinasi terus kami lakukan agar sinkron antara jalan kota, provinsi, maupun nasional. Fokus kami juga ada di jalur penyangga seperti Jalan Prof. Hamka, jalur Cangkiran, hingga Gunungpati. Jalur-jalur alternatif ini sudah kami siapkan agar pemudik punya banyak pilihan akses yang semuanya dalam kondisi mulus,” katanya.

Selain mempersiapkan infrastruktur fisik, pemerintah kota juga menyiagakan tim reaksi cepat untuk merespons laporan kerusakan jalan yang mungkin terjadi, terutama akibat cuaca ekstrem menjelang Lebaran.

Agustina mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan melaporkan kerusakan jalan melalui layanan pengaduan Lapor Semar agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kondisi lapangan terus kami jaga, tapi partisipasi warga sangat penting. Tim reaksi cepat sudah kami siagakan untuk langsung turun jika ada laporan. Saya ingin memastikan Lebaran tahun ini berjalan aman dan nyaman sehingga warga bisa fokus menikmati momen berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.(tya)

Artikel Menarik Lainnya