FOLKSTIME.ID — Arya Group melalui kawasan BSB Village kembali menggelar Pasar Rasa Volume 3 dengan menghadirkan festival kuliner dan pop up market yang melibatkan puluhan UMKM lokal serta komunitas di Kota Semarang.
Event yang berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (22/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026) itu dipadati lebih dari seribu pengunjung pada hari pertama meski hujan mengguyur kawasan Mijen, Semarang.
Pasar Rasa Volume 3 menjadi ajang kolaborasi antara BSB Village by Arya Group, komunitas lokal, pelaku seni, hingga stakeholder untuk menggerakkan ekonomi kreatif dan memperkuat sektor pariwisata kuliner di Semarang.
Usung Konsep Kuliner Jakarta dan Bandung
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Pasar Rasa Volume 3 menghadirkan konsep baru dengan mengusung kuliner khas Jakarta dan Bandung.
Puluhan tenant UMKM lokal hasil kolaborasi dengan Gekrafs Semarang menghadirkan beragam menu seperti nasi timbel, nasi uduk Betawi, sate maranggi, nasi liwet Bandung, gado-gado, hingga aneka olahan durian.
Konsep tersebut dinilai berhasil menarik antusiasme masyarakat sekaligus memperluas ruang promosi bagi brand lokal dan pelaku UMKM di Semarang.
Festival Kuliner Dipadukan dengan Hiburan dan Komunitas
Tak hanya menghadirkan bazar kuliner, Pasar Rasa Volume 3 juga diramaikan berbagai pertunjukan seni dan aktivitas komunitas.
Acara dibuka dengan penampilan tari tradisional, musik angklung, hingga atraksi drifting dari komunitas otomotif lokal sebelum dilanjutkan pertunjukan musik dari band-band lokal Semarang.
Panitia juga menghadirkan berbagai aktivitas olahraga seperti zumba, yoga, dan pilates untuk menghidupkan suasana akhir pekan di kawasan BSB Village.
Pada Minggu (24/5/2026), manajemen BSB Village juga memberlakukan car free day selama dua jam di area kawasan yang diisi dengan aktivitas komunitas inline skate, komunitas reptil, hingga komunitas otomotif.
BSB Village Perkuat Branding Kawasan Lifestyle
Selain festival kuliner, Pasar Rasa Volume 3 juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan produk properti terbaru BSB Village melalui sesi open house bertema Exclusive Unit Selection.
Manajemen memperkenalkan dua produk hunian terbaru yakni Tara Deluxe dan Alba Lake View yang menyasar konsumen kelas menengah dengan konsep hunian modern dan pemandangan danau.
Strategi tersebut menunjukkan upaya Arya Group membangun BSB Village tidak hanya sebagai kawasan hunian, tetapi juga destinasi lifestyle dan pusat aktivitas komunitas di Semarang Barat.
Perputaran Ekonomi Lokal Dinilai Meningkat
Sejumlah mitra perbankan yang terlibat menilai Pasar Rasa memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal karena melibatkan banyak pelaku usaha dan komunitas.
Relationship Manager Mortgage Bank Mandiri, Rizal Rahmansyah, menyebut Pasar Rasa menjadi salah satu event yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.
Sementara Vice President Consumer Credit Division Bank Central Asia, Agus Suhartono, menilai perkembangan BSB Village di bawah Arya Group berlangsung cukup agresif, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun aktivitas kolaboratif dengan masyarakat.
Manajemen BSB Village memastikan pihaknya terbuka untuk terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam menghadirkan event kreatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan gaya hidup masyarakat Semarang. (Rin)







