Pemuda Digerakkan Jaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Optimistis Beras Aman di 2026

FOLKSTIME.ID — Upaya penguatan peran generasi muda dalam menghadapi ketidakpastian global telah didorong melalui kegiatan silaturahmi Halal Bihalal yang dihadiri puluhan organisasi kepemudaan lintas latar belakang. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan diikuti oleh unsur mahasiswa, pelajar, serta organisasi lintas iman.

Dalam forum tersebut, penguatan kolaborasi antara pemerintah dan pemuda disebutkan menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas nasional, terutama di sektor pangan yang saat ini dinilai rentan terhadap dinamika global.


Ketahanan Pangan Ditekankan di Tengah Gejolak Global

Kesiapan nasional dalam menghadapi tekanan global disebut terus diperkuat oleh pemerintah, terutama pada sektor pangan yang terdampak berbagai faktor eksternal seperti geopolitik, inflasi, hingga gangguan rantai pasok internasional. Berbagai langkah percepatan program strategis juga telah dilakukan guna memastikan stabilitas pasokan dan ketersediaan bahan pokok.

Target swasembada pangan, energi, serta penguatan hilirisasi industri disebut menjadi fokus utama yang sedang dipercepat pencapaiannya, bahkan melampaui rencana jangka menengah yang telah disusun sebelumnya.


Peran Aktif Generasi Muda Diperkuat

Kontribusi generasi muda dinilai semakin penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Peran tersebut tidak hanya diharapkan dalam bentuk partisipasi sosial, tetapi juga melalui gagasan inovatif dan aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sejumlah organisasi besar yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Pemuda Muhammadiyah, HMI, PMII, GMKI, hingga BEM Seluruh Indonesia yang merepresentasikan beragam latar belakang pemuda di Tanah Air.


Pernyataan Pemerintah soal Ketersediaan Beras

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan optimisme terhadap kondisi pangan nasional ke depan.

“Tahun 2026, insyaallah ketersediaan beras kita aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa percepatan program strategis terus dilakukan agar berbagai target nasional dapat segera direalisasikan.

“Kita dorong percepatan di sektor-sektor strategis, termasuk pangan, agar target yang semula direncanakan jangka menengah dapat dicapai lebih cepat,” lanjutnya.


Persatuan dan Pangan Jadi Kunci Masa Depan

Penguatan persatuan di kalangan pemuda disebut sebagai fondasi penting dalam menjaga ketahanan nasional. Sinergi antara kekuatan generasi muda dan stabilitas pangan diyakini akan menentukan arah masa depan Indonesia.

Pertemuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan elemen pemuda, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

“Kalau pemudanya kuat, persatuannya kuat, dan pangannya kuat, maka masa depan Indonesia juga akan kuat,” ditegaskan dalam forum tersebut.(rin)

Artikel Menarik Lainnya