Polisi Bantu Pemudik Kehabisan BBM di Purworejo, Harapan Kembali Menyala di Tengah Arus Mudik

FOLKSTIME.ID — Seorang pemudik yang mengalami kendala di tengah perjalanan arus mudik dilaporkan telah dibantu oleh anggota kepolisian saat kendaraannya kehabisan bahan bakar di Jalan Mayjen Sutoyo, Purworejo, pada Senin siang.

Peristiwa tersebut terjadi ketika arus lalu lintas mudik sedang berlangsung padat. Kendaraan pemudik itu terpaksa dihentikan di tepi jalan karena bahan bakar habis, sehingga perjalanan menuju kampung halaman tidak dapat dilanjutkan.

Pemudik Terhenti di Tengah Perjalanan

Kondisi darurat tersebut dialami saat pemudik tengah menempuh perjalanan panjang untuk pulang ke kampung halaman. Kendaraan yang digunakan tidak lagi dapat berjalan akibat kehabisan bahan bakar, sementara akses untuk mendapatkan bantuan tidak tersedia secara langsung di lokasi.

Situasi tersebut menyebabkan pemudik hanya dapat menunggu bantuan sambil berharap ada pertolongan yang datang di tengah keterbatasan.

Bantuan kemudian diberikan oleh anggota kepolisian yang sedang melakukan patroli di jalur mudik. Aipda Joko Anggoro disebut telah mendatangi lokasi dan membawa bahan bakar menggunakan jeriken kecil untuk membantu pemudik tersebut.

Pengisian bahan bakar dilakukan secara langsung di lokasi, hingga kendaraan kembali dapat dihidupkan dan perjalanan dapat dilanjutkan.

Tindakan tersebut disebut menjadi bagian dari upaya pelayanan kepolisian dalam mendukung kelancaran arus mudik, khususnya bagi masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan.

Program BBM Delivery Diterapkan
Kegiatan bantuan itu merupakan bagian dari program “BBM Delivery” yang telah digagas oleh jajaran Polres Purworejo.

Program tersebut dirancang untuk memberikan bantuan bahan bakar kepada pemudik yang mengalami kendala di jalan.
Melalui program ini, anggota kepolisian disiagakan untuk menyisir jalur mudik dan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini di hadirkan agar masyarakat tetap merasa aman dan terbantu selama perjalanan,” ujar Aipda Joko Anggoro pada Rabu (25/3).

Kepedulian Jadi Prioritas Pelayanan

Kehadiran anggota kepolisian di lapangan disebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terbantu selama perjalanan mudik.

Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa nilai kepedulian menjadi bagian utama dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran anggota di lapangan untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam perjalanan. Kepedulian seperti inilah yang menjadi nilai utama dalam pelayanan Polri,” ujarnya.

Setelah bantuan diberikan, kendaraan pemudik tersebut kembali dapat digunakan untuk melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. Peristiwa ini menjadi salah satu contoh situasi yang kerap terjadi selama arus mudik, di mana berbagai kendala dapat muncul secara tidak terduga.

Upaya bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman selama perjalanan panjang berlangsung.(tya)

Artikel Menarik Lainnya