Folkstime.id – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan ibadah Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Sebanyak 258 warga binaan mengikuti Salat Tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur’an yang digelar di Masjid At-Taubah, Rabu (18/2).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ustadz Amin Farih dan turut dihadiri Kepala Lapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari beserta jajaran pejabat struktural dan petugas yang mendampingi jalannya ibadah. Para peserta berasal dari Blok Abimanyu, Bima, Indra, dan Janaka.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Amin Farih mengajak para warga binaan menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen memperbaiki kualitas ibadah.
“Ramadan adalah bulan suci yang Allah Subhanahu wa ta’ala berikan kepada kita untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan menumbuhkan semangat perubahan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Tohari menegaskan bahwa kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dalam program pembinaan di dalam lapas, terutama selama bulan Ramadan.
“Kegiatan Tarawih dan tadarus ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang kami dorong secara konsisten. Ramadan adalah momentum yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun kesadaran diri warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembinaan di lapas tidak hanya difokuskan pada aspek kemandirian dan keterampilan, tetapi juga pada pembinaan mental serta spiritual sebagai bekal ketika warga binaan kembali ke masyarakat.
Pihaknya berharap rangkaian kegiatan ibadah selama Ramadan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk benar-benar berubah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan dapat terus terjaga hingga mereka kembali ke masyarakat,” pungkas Ahmad Tohari. (Rin)






