Ramadhan Fest 2026 di Gubernuran Semarang Dibuka, 52 Stand UMKM Pamerkan Kebutuhan Puasa hingga Lebaran

FOLKSTIME.ID – Event Ramadhan Fest 2026 yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah menjadi ajang promosi berbagai produk lokal sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 5–6 Maret 2026, di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Kamis (6/3/2026). Ia menyampaikan bahwa Ramadhan Fest merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun untuk menyambut datangnya bulan Ramadan sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga wadah memperkenalkan produk-produk unggulan dari pelaku usaha lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

“Ramadan Fest ini adalah kegiatan rutin untuk menyambut bulan Ramadan. Sekaligus membantu teman-teman di sekitar kantor Setda dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menyambut hari raya,” ujar Sumarno usai membuka acara.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan stand menghadirkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, produk pertanian, sayur-mayur, hingga aneka makanan khas Ramadan dan Lebaran. Produk-produk tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan mudah.

Sumarno menambahkan, kebutuhan pangan biasanya meningkat saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjalani pola hidup sederhana dan tidak berlebihan dalam membeli makanan.

“Kalau lagi puasa biasanya semua ingin dibeli dan dimakan. Tapi saat berbuka kadang cukup dengan minum air putih saja. Jangan sampai makanan terbuang menjadi sampah, karena rezeki dari Allah sebaiknya tidak disia-siakan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Sumarno bersama Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno, juga menyerahkan bantuan sosial kepada janda pensiunan aparatur sipil negara (ASN) serta para lansia non-panti dari Kampung Ligu yang merupakan binaan DWP Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah Indah Sumarno mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan Fest melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggota DWP dan keluarganya.

“Ramadhan Fest ini melibatkan badan, dinas, serta instansi di lingkungan Pemprov Jawa Tengah. Harapannya kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi Dharma Wanita saja, tetapi juga bagi anggota dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” jelasnya.

Sebanyak 52 stand ikut meramaikan kegiatan tersebut. Mayoritas stand menjual kebutuhan pokok, produk pertanian, serta kuliner khas Ramadan dan Lebaran yang banyak diburu masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Salah satu stand yang menarik perhatian pengunjung adalah milik DWP dari Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah yang menawarkan aneka sayur dan buah segar organik.

Pengelola stand, Vina, menjelaskan bahwa produk yang dijual berasal dari petani binaan serta balai milik dinas terkait. Komoditas yang ditawarkan antara lain sayuran segar, telur, hingga buah-buahan hasil budidaya lokal.

“Ada beberapa buah yang dipetik langsung dari balai seperti melon dan kelengkeng. Sedangkan komoditas lain seperti kentang berasal dari petani binaan,” ujar Vina.

Melalui Ramadhan Fest 2026 ini, pemerintah berharap produk lokal semakin dikenal masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan penjualan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.(tya)

Artikel Menarik Lainnya