Satpol PP Masuk Sekolah, Wakil Wali Kota Semarang Gaungkan Generasi Bebas Rokok Menuju Indonesia Emas 2045

FOLKSTIME.ID – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam menciptakan generasi sehat dan berkarakter ditegaskan melalui program Satpol PP Goes to School yang digelar di SMP Negeri 11 Semarang, Selasa (5/5), dengan fokus sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Program edukasi langsung ke sekolah-sekolah tersebut dihadirkan sebagai upaya strategis dalam membangun generasi muda Kota Semarang yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan, seiring penguatan implementasi Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, pendekatan pembinaan dinilai semakin diperkuat dengan keterlibatan jajaran Satpol PP sebagai pamong masyarakat yang tidak hanya melakukan penegakan aturan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pelajar secara langsung terkait bahaya rokok dan pentingnya menjaga kesehatan.

“Saya melihat anak-anak SMP 11 memiliki komitmen tinggi untuk menjadi generasi Kota Semarang yang berkarakter. Hari ini tema kita adalah bebas rokok, karena kita ingin memastikan kalian semua sehat untuk menerima estafet kepemimpinan bangsa,” ujar Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin.

Dorong Generasi Sehat dan Siap Hadapi Indonesia Emas 2045

Dalam arahannya, para siswa didorong untuk memiliki keberanian tampil berbeda dengan menjauhi kebiasaan merokok serta fokus mengejar cita-cita menuju Indonesia Emas 2045. Semangat generasi muda dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih maju.

“Siapa yang ingin membawa Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045? Jika kalian semangat hari ini, besok kalian akan sukses. Saya berdoa, semoga di antara kalian ada yang menjadi Menteri di masa depan,” tambahnya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai motivasi agar para pelajar tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membangun karakter kuat sejak dini sebagai calon pemimpin masa depan.

Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok Diperkuat

Kegiatan sosialisasi ini disebut sebagai bagian dari implementasi Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang mewajibkan lingkungan pendidikan menjadi area bebas asap rokok.

Upaya penegakan regulasi tersebut terus diperluas dengan menyasar lebih banyak sekolah di Kota Semarang, sehingga kesadaran kolektif terkait pentingnya kawasan bebas rokok dapat semakin meningkat di kalangan pelajar.

Selain itu, pendekatan persuasif melalui edukasi dinilai menjadi langkah efektif untuk menanamkan pemahaman sejak dini dibandingkan hanya mengedepankan penindakan.

Sinergi Forkopimcam Diperkuat dalam Pembinaan Pelajar

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga dihadiri Kepala Satpol PP Kota Semarang bersama jajaran Forkopimcam Gajahmungkur, unsur kecamatan, serta kelurahan guna memperkuat sinergi dalam pembangunan sumber daya manusia.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting dalam memastikan program pembinaan generasi muda dapat berjalan berkelanjutan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui program Satpol PP Goes to School, Pemkot Semarang menargetkan terbentuknya generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (tya)

@folkstime.id

Folkstime.id – Kebakaran gedung sport center metro Peterongan, Kota Semarang yang terjadi pada Senin 4 Mei 2026 akibat konsleting listrik saat perbaikan videotron. Kapolrestabes Semarang, Kombes Heri Wahyudi menyampaikan terdapat 3 korban dalam musibah tersebut, salah satunya petugas teknisi yang mengalami luka. #KebakaranSemarang #BreakingNews #SemarangHariIni #ViralNews #sportcenter

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya