Folkstime.id – Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda di ibu kota Jawa Tengah. Selain dikenal dengan kekayaan sejarah dan destinasi wisatanya, Kota Semarang juga menjadi surga kuliner musiman, terutama saat sore menjelang waktu berbuka. Deretan lapak takjil bermunculan di berbagai sudut kota, menghadirkan aneka kudapan manis hingga makanan berat dengan harga ramah di kantong.
Tradisi “war takjil” bukan sekadar berburu makanan pembuka puasa. Aktivitas ini telah menjadi bagian dari budaya Ramadan di Semarang, menyatukan warga untuk ngabuburit, bersilaturahmi, hingga berbuka puasa bersama.
Berikut delapan lokasi favorit berburu takjil di Semarang yang bisa menjadi referensi, baik untuk warga lokal maupun perantau yang mudik.
- Alun-Alun Masjid Kauman Semarang

Kawasan ini menjadi salah satu pusat takjil paling legendaris di Kota Atlas. Berada di Jalan Kauman dan satu kompleks dengan Masjid Kauman, area alun-alun berubah menjadi sentra kuliner Ramadan setiap sore.
Puluhan kios berjejer menawarkan aneka takjil seperti ketan biru, kue coro, petis bumbon, hingga minuman segar. Pengunjung dapat menikmati suasana santai di area yang telah dilengkapi meja dan kursi sederhana.
“Setiap Ramadan saya selalu ke sini. Pilihannya lengkap dan bisa langsung salat berjamaah setelah berbuka,” ujar Rina, salah satu pengunjung.
Keunggulan lokasi ini adalah kedekatannya dengan masjid, sehingga pengunjung dapat langsung menunaikan salat Magrib berjamaah setelah berbuka.
- Simpang Lima Semarang

Simpang Lima selalu menjadi magnet keramaian, terlebih saat Ramadan. Lapangan ikonik ini dikelilingi pedagang kaki lima yang menjajakan gorengan, sate, aneka es, hingga jajanan tradisional.
Banyak warga memilih berburu takjil di sini karena aksesnya mudah dan pilihan makanannya beragam. Setelah berbuka, pengunjung bisa melanjutkan ibadah di Masjid Raya Baiturrahman yang lokasinya tak jauh dari kawasan ini.
Selain berburu makanan, suasana sore hari di Simpang Lima menghadirkan nuansa khas Ramadan yang meriah namun tetap hangat.
- Kota Lama Semarang

Ngabuburit di Kota Lama menawarkan pengalaman berbeda. Sambil menunggu waktu berbuka, pengunjung dapat menikmati arsitektur bangunan bergaya Eropa peninggalan kolonial yang sarat sejarah.
Selama Ramadan, penjaja takjil berderet di tepi jalan kawasan ini. Mulai dari jajanan pasar, aneka gorengan, hingga minuman tradisional tersedia untuk dibawa pulang atau disantap di sekitar area.
Bagi yang ingin berbuka dengan menu berat, sejumlah restoran dan kafe di sekitar Kota Lama juga menyediakan paket buka puasa bersama keluarga.
- Taman Indonesia Kaya

Berlokasi di Jalan Menteri Supeno, Mugassari, taman kota ini menjadi ruang terbuka favorit warga Semarang. Area hijau yang tertata rapi dengan air mancur ikonisnya kerap dipadati warga yang jogging, bersantai, atau piknik menjelang berbuka.
Di luar area taman, pedagang kaki lima menjajakan beragam takjil. Pengunjung biasanya membawa alas duduk untuk berbuka bersama keluarga atau teman.
Pada hari tertentu, pertunjukan seni digelar pada malam hari, menambah daya tarik ngabuburit di tempat ini. Pengunjung diimbau tetap menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah setelah berbuka.
- Jalan Pahlawan Semarang

Jalan Pahlawan menghadirkan suasana Ramadan yang semarak. Sepanjang ruas jalan ini, berbagai pedagang menawarkan takjil unik seperti jagung serut tombo ati dan es kul kul bucok pahlawan.
Selain itu, tersedia pula gorengan, sate, makanan ringan, hingga es buah segar. Banyak warga memilih lokasi ini karena pilihan jajanan yang variatif dan mudah dijangkau dari berbagai titik kota.
“Di sini selalu ramai, apalagi menjelang Magrib. Jagung serutnya jadi favorit keluarga,” kata Dedi, warga Semarang Selatan.
- Universitas Diponegoro Pleburan

Kawasan Undip Pleburan identik dengan suasana mahasiswa. Selama Ramadan, area ini dipenuhi pedagang takjil dengan harga terjangkau.
Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari kue tradisional, otak-otak, martabak, kue pancong lumer, hingga gorengan. Untuk minuman, tersedia es kuwut, es buah, dan aneka jus segar.
Tak heran jika kawasan ini selalu dipadati mahasiswa dan warga sekitar menjelang waktu berbuka.
- Jalan Roda Mas

Bagi yang ingin berbuka di tempat nyaman dengan konsep food court, Jalan Roda Mas bisa menjadi pilihan. Beragam menu tersedia, mulai dari nasi goreng babat, tahu pong, chicken gunting, sate, nasi campur, hingga seblak komplit.
Konsepnya memungkinkan pengunjung memilih menu sesuai selera dan menikmati buka puasa bersama rombongan dalam satu area.
- Taman Sampangan

Taman kota yang teduh ini juga menjadi lokasi favorit ngabuburit. Area jogging, taman bermain anak, dan ruang piknik menjadikannya cocok untuk keluarga.
Selama Ramadan, pedagang kaki lima berjejer di sekitar taman. Jagung susu keju, tahu bulat, manisan, corn dog, cireng, sosis bakar, hingga rice bowl dapat ditemukan dengan harga terjangkau.
Pengunjung bisa berbuka sambil menikmati suasana taman yang rindang dan santai.
Tips Berburu Takjil di Semarang
Agar pengalaman berburu takjil lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang Magrib.
Siapkan uang tunai secukupnya.
Jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya.
Pilih makanan yang higienis dan masih segar.
Ramadan di Semarang bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan melalui tradisi kuliner. Dari kawasan bersejarah hingga taman kota, setiap sudut menghadirkan warna tersendiri.
Bagi Anda yang berada di atau berencana ke Semarang saat Ramadan, delapan lokasi ini bisa menjadi panduan berburu takjil sekaligus menikmati suasana kota yang hangat dan penuh kebersamaan.(tya)







