Zulhas Dorong Koperasi Desa Jadi Pusat Distribusi Pangan dan Penggerak Ekonomi Rakyat

FOLKSTIME.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Endang Rejo, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan distribusi pangan sekaligus percepatan aktivasi koperasi desa sebagai simpul ekonomi rakyat.

Dalam peninjauan tersebut, Menko Pangan menegaskan bahwa koperasi desa harus berperan sebagai pusat kegiatan ekonomi di tingkat desa.

Tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan pokok, koperasi juga diharapkan menjadi penghubung antara hasil produksi masyarakat dengan pasar yang lebih luas.

“Koperasi Desa harus menjadi pusat distribusi. Kalau gabah tidak terserap, koperasi yang beli. Kalau ikan atau telur tidak laku, koperasi yang ambil. Dari koperasi inilah pasokan disalurkan, termasuk untuk kebutuhan SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.

Menurutnya, peran strategis koperasi sangat penting dalam menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pendapatan petani, peternak, dan nelayan saat harga komoditas turun.

Dengan sistem serap hasil produksi oleh koperasi, rantai distribusi diharapkan lebih efisien dan berkeadilan.

KDMP Endang Rejo saat ini memiliki 107 anggota dengan struktur kepengurusan dan pengawasan yang telah terbentuk.

Koperasi tersebut masih berada pada tahap konsolidasi awal dan persiapan operasional. Minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan koperasi terbilang tinggi, terutama untuk kebutuhan sembako dan layanan keuangan desa.

Namun, operasional penuh masih menunggu penyelesaian administrasi dan penguatan modal kerja.

Dalam kesempatan itu, Menko Pangan juga menyampaikan apresiasi kepada TNI atas dukungannya dalam pembangunan fisik KDMP Endang Rejo melalui semangat satu komando.

Ke depan, KDMP Endang Rejo diarahkan menjadi pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi.

Layanan tersebut mencakup penyediaan kebutuhan pokok, layanan keuangan inklusif, sarana produksi pertanian dan peternakan, layanan kesehatan dasar, pengembangan potensi wisata desa, hingga fasilitas penyimpanan hasil produksi berbasis rantai dingin guna mengurangi kehilangan pascapanen.

Pengembangan ini dirancang sebagai ekosistem usaha terpadu yang saling mendukung dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk lokal.

Zulkifli Hasan juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional dan akuntabel.

Pemerintah mendorong penguatan manajemen melalui pelatihan kewirausahaan serta penyiapan tenaga pengelola tetap agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar aktif secara ekonomi dan berkelanjutan.

Selain itu, koperasi desa didorong terhubung secara digital dengan jaringan koperasi lainnya di seluruh Indonesia.

Integrasi ini diharapkan mampu memperlancar distribusi komoditas, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi disparitas harga antarwilayah sebagai bagian dari strategi nasional membangun sistem distribusi pangan yang lebih adil dan merata.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah agar Koperasi Desa Merah Putih tidak sekadar menjadi program kelembagaan, melainkan instrumen nyata pemerataan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan.

Sinergi pemerintah pusat dan daerah akan terus diperkuat guna mempercepat aktivasi operasional KDMP Endang Rejo agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Melalui penguatan koperasi desa, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di perkotaan, tetapi tumbuh dari desa sebagai fondasi utama kemajuan nasional.

Artikel Menarik Lainnya