58 Kereta per Hari Hubungkan Semarang dengan Kota-Kota Besar Jawa, Liburan Sehari Kini Makin Praktis

FOLKSTIME.ID – Kemudahan liburan ke Semarang semakin didukung oleh kuatnya konektivitas kereta api yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa, dengan 58 perjalanan kereta api menuju dan dari Semarang yang dioperasikan setiap hari sehingga wisata sehari tanpa menginap kini semakin mudah dilakukan.

Akses transportasi menuju Kota Semarang disebut semakin fleksibel karena masyarakat dari Jakarta, Surabaya, Solo, Purwokerto, Malang, Bandung hingga Banyuwangi dapat memilih berbagai jadwal keberangkatan dan kedatangan yang tersedia setiap harinya. Kondisi tersebut dinilai turut memperkuat posisi Semarang sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah.

Konektivitas kereta api menuju Semarang juga diperkuat oleh tingginya frekuensi perjalanan dari sejumlah kota besar. Dari Jakarta tercatat tersedia 21 perjalanan per hari, Surabaya 15 perjalanan, Solo 8 perjalanan, Purwokerto 5 perjalanan, Malang 4 perjalanan, Bandung 3 perjalanan, serta masing-masing satu perjalanan dari Jember dan Ketapang.

“Semarang memiliki konektivitas yang sangat baik melalui transportasi kereta api. Masyarakat dari ujung barat seperti Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa seperti Banyuwangi, dan kota-kota lainnya memiliki banyak pilihan perjalanan menuju Semarang setiap hari sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien,” kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Selasa (10/6/2026).

Menurutnya, banyaknya pilihan jadwal perjalanan membuat wisatawan dapat berangkat pada pagi hari, menikmati berbagai destinasi wisata di Semarang, lalu kembali ke kota asal pada malam hari tanpa harus menginap.

“Kami melihat pelanggan memiliki fleksibilitas untuk tiba di Semarang pada pagi hari, menikmati berbagai destinasi wisata, kemudian kembali ke kota asal pada malam hari,” ujar Luqman.

Pilihan Perjalanan Semakin Beragam

Berbagai layanan kereta api telah disiapkan untuk menghubungkan Semarang dengan sejumlah daerah. Dari Jakarta, perjalanan dapat dilakukan menggunakan KA Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu. Sementara dari Surabaya tersedia KA Anggrek, Sembrani, dan Anjasmoro.

Dari wilayah timur Jawa, perjalanan menuju Semarang juga dapat dilakukan menggunakan KA Blambangan Ekspres yang melayani relasi Banyuwangi. Adapun dari wilayah selatan tersedia layanan KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka yang melayani pelanggan dari Solo maupun Purwokerto.

Kemudahan akses tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendukung meningkatnya minat wisatawan berkunjung ke Kota Semarang.

Destinasi Wisata Semarang Tetap Diminati

Beragam destinasi wisata dapat dijangkau wisatawan setibanya di Semarang, mulai dari Lawang Sewu, Kota Lama, Klenteng Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima hingga kawasan Tugu Muda.

Selain wisata sejarah dan budaya, wisata kuliner juga menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah makanan khas seperti lumpia, tahu gimbal, nasi ayam, mie kopyok hingga wingko babat masih menjadi pilihan wisatawan yang berkunjung ke ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Tingginya minat kunjungan juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang. Pada periode Januari hingga April 2026, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang tercatat mencapai 4.750.237 orang.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Semarang masih menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah untuk wisata sejarah, budaya, religi, kuliner maupun wisata perkotaan.

Kereta Api Berkontribusi pada Kunjungan Wisatawan

Data KAI menunjukkan sebanyak 2.469.967 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api dari dan menuju stasiun di wilayah Kota Semarang selama Januari hingga April 2026.

Angka tersebut setara dengan sekitar 52 persen dari total kunjungan wisatawan ke Kota Semarang pada periode yang sama. Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi utama yang mendukung mobilitas wisatawan menuju Kota Semarang.

“Semarang memiliki kombinasi yang lengkap antara aksesibilitas yang baik dan beragam destinasi wisata yang menarik. Dengan dukungan konektivitas kereta api yang kuat, masyarakat dapat berkunjung ke Semarang dengan lebih mudah, nyaman, dan efisien sehingga semakin mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke kota ini,” jelas Luqman.

Ia menambahkan, moda transportasi kereta api dinilai sangat sesuai untuk mendukung wisata perkotaan karena menawarkan kenyamanan perjalanan, ketepatan waktu, serta akses yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.

Diskon Tiket Kereta Api 30 Persen

Selain menghadirkan kemudahan akses menuju Semarang, KAI juga menyediakan promo diskon tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan KA Ekonomi Komersial.

Program tersebut diberlakukan untuk keberangkatan pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026 guna mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa libur sekolah.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Dengan adanya promo diskon 30 persen serta banyaknya pilihan perjalanan menuju Semarang, liburan keluarga kini menjadi lebih mudah untuk direncanakan,” tutup Luqman.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penetapan status tersangka tersebut diumumkan oleh Kejaksaan Agung setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pihak yang terkait dengan program unggulan pemerintah tersebut. Tak hanya ditetapkan sebagai tersangka, Dadan juga langsung ditahan di Rumah Tahanan Kejaksaan Agung. Penahanan dilakukan bersamaan dengan dua mantan Wakil Kepala BGN yang turut diduga terlibat dalam perkara yang sama. Diduga Terlibat Penggelembungan Anggaran Dalam penyidikan yang sedang berjalan, Dadan diduga memiliki peran dalam praktik korupsi yang terjadi pada pengadaan sejumlah kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis. Modus yang disorot penyidik antara lain dugaan penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan barang dan fasilitas pendukung dapur MBG. Beberapa item yang menjadi perhatian penyidik meliputi pengadaan sepatu hingga motor listrik yang digunakan dalam operasional program. Dugaan penyimpangan anggaran tersebut kini masih terus didalami untuk menghitung potensi kerugian negara. Dicopot Sebelum Penahanan Sebelum proses penahanan dilakukan, posisi Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional lebih dahulu dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juni 2026. Pencopotan tersebut terjadi di tengah mencuatnya proses hukum yang sedang ditangani Kejaksaan Agung terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan program MBG yang selama ini menjadi salah satu program prioritas nasional. Nanik Deyang Ditunjuk Pimpin BGN Pasca pencopotan Dadan, kepemimpinan Badan Gizi Nasional kini dipercayakan kepada Nanik Sudaryati Deyang. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. #bgn #mbg #indonesia #dadan #prabowo

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya