Pantau Posko Mudik, Wali Kota Semarang Pastikan Layanan dan Pengamanan Berjalan Optimal

FOLKSTIME.ID  – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah posko pelayanan mudik bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (18/3).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan serta keamanan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.Dalam pemantauan tersebut, rombongan menyambangi beberapa titik strategis, di antaranya Stasiun Tawang dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

Dari hasil pengecekan di lapangan, arus kedatangan pemudik baik melalui jalur udara maupun kereta api masih terpantau dalam kondisi terkendali.“Dari hasil pantauan di posko-posko, pelayanan dan pengawasan hingga hari ini, baik di Stasiun Tawang maupun bandara, berjalan lancar,” ujar Agustina, Rabu (18/32026).

Meski kondisi di jalur udara dan rel kereta relatif stabil, Pemerintah Kota Semarang mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan arus kendaraan di jalur darat. Puncak arus mudik melalui jalur ini diperkirakan terjadi pada Kamis (19/3).

Agustina menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan serta jajaran kepolisian, termasuk Polrestabes Semarang, untuk menyiapkan langkah antisipasi. Salah satu skenario yang disiapkan adalah penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way guna mengurai potensi kemacetan.

“Yang perlu diantisipasi adalah puncak arus kendaraan darat besok. Dari hasil koordinasi dengan Dishub dan kepolisian, kemungkinan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti one way,” jelasnya.

Kendati demikian, Agustina menegaskan bahwa pelaksanaan sistem tersebut tetap menunggu keputusan dan arahan dari pemerintah pusat. Ia berharap kebijakan itu nantinya tidak berdampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat di dalam Kota Semarang.

“Terkait waktu penerapannya, kami masih menunggu arahan dari pusat. Harapannya, Semarang tidak terlalu terdampak oleh kebijakan tersebut,” imbuhnya.

Selain memastikan kesiapan infrastruktur dan pengamanan, Agustina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman.

Ia mengimbau warga Kota Semarang untuk menjadi tuan rumah yang ramah bagi para pemudik yang melintas maupun singgah.Kepada para pemudik, Agustina mengingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan tidak memaksakan diri untuk tiba lebih cepat dengan mengabaikan faktor keamanan.

“Hati-hati di jalan, tidak perlu terburu-buru. Keselamatan adalah yang utama. Kami dari pemerintah berupaya maksimal agar Idul Fitri dapat dirasakan dengan baik oleh semua,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agustina juga memberikan apresiasi kepada para petugas yang berjaga di posko pelayanan mudik. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta keseimbangan antara tugas dan kehidupan keluarga, terutama di momen Lebaran.

“Untuk para petugas, jaga kesehatan, tetap sabar, dan istirahat yang cukup. Jika ada waktu luang, sempatkan pulang untuk bertemu keluarga, karena mereka juga membutuhkan perhatian di hari raya,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Semarang memastikan seluruh layanan pendukung arus mudik akan terus dioptimalkan hingga periode arus balik, dengan harapan perayaan Idul Fitri 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (Tya)

Artikel Menarik Lainnya