FOLKSTIME.ID — Layanan kesehatan hewan gratis melalui program Healing milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus digencarkan untuk menjangkau peternak desa. Dalam pelaksanaannya di Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, puluhan ternak milik warga telah diberikan vaksinasi serta pemeriksaan kesehatan guna menjaga produktivitas dan mencegah penyebaran penyakit.
Sebanyak 22 ekor sapi milik peternak setempat telah dilakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta pemeriksaan kebuntingan menggunakan metode ultrasonografi (USG). Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis peternakan di wilayah Jawa Tengah.
Program layanan kesehatan hewan keliling atau Healing disebut menjadi inovasi pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan veteriner hingga ke tingkat desa. Program ini juga menjadi pelengkap dari layanan kesehatan manusia yang sebelumnya telah dijalankan melalui program dokter spesialis keliling.
Dukungan Ketahanan Pangan
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Budy Astyantoro, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai strategi menjaga stabilitas sektor peternakan.
“Program ini dirancang untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga. Vaksinasi PMK yang diberikan merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Jawa Tengah,” ujar Budy, Senin (13/4/2026).
Disebutkan, sektor peternakan memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu, berbagai langkah preventif seperti vaksinasi dan pemeriksaan rutin terus dilakukan secara masif.
Layanan Gratis dan Respons Cepat
Seluruh layanan dalam program Healing dipastikan diberikan tanpa biaya kepada peternak. Permohonan layanan dapat diajukan melalui dinas terkait di tingkat kabupaten/kota, kemudian akan ditindaklanjuti oleh tim provinsi berdasarkan tingkat kebutuhan di lapangan.
“Pelayanan ini bersifat aktif, tim akan diterjunkan langsung ke lokasi tanpa dipungut biaya,” kata Budy menambahkan.
Selain layanan rutin, bantuan juga akan disalurkan saat kondisi darurat seperti bencana alam. Dalam situasi tersebut, dukungan berupa pakan hijauan serta pendampingan teknis kepada peternak terdampak akan diberikan.
Populasi Ternak Jadi Penopang Nasional
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, populasi ternak di wilayah tersebut tergolong besar. Jumlah sapi potong tercatat mencapai lebih dari 1,2 juta ekor, sementara populasi ayam kampung mendekati 40 juta ekor.
Produksi daging, susu, dan telur dari Jawa Tengah disebut menjadi salah satu kontributor utama dalam pemenuhan kebutuhan nasional.
Respons Positif Daerah dan Peternak
Apresiasi terhadap program ini disampaikan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan. Layanan dinilai responsif dan mampu menjawab kebutuhan peternak di lapangan.
“Kami telah beberapa kali menerima layanan ini, baik saat kondisi normal maupun saat bencana. Responsnya cepat dan sangat membantu,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Hewan setempat, Andreas Iwan.
Di sisi lain, target vaksinasi PMK di Kabupaten Grobogan ditetapkan mencapai 40.000 dosis guna menekan potensi penyebaran penyakit.
Salah satu peternak Desa Monggot, Widi Yunianto, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Menurutnya, berbagai fasilitas yang diberikan dinilai lengkap dan meringankan beban peternak.
“Selain vaksin, juga diberikan pemeriksaan USG dan vitamin. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.(tya)







