Kebakaran Pasar Johar Semarang, 468 Pedagang Terdampak: Pemkot Siapkan Relokasi dan Janji Pemulihan Cepat

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Kanjengan Johar. Dinas Perdagangan Kota Semarang menyiapkan relokasi bagi ratusan pedagang terdampak agar aktivitas perdagangan dapat segera kembali berjalan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan relokasi menjadi langkah prioritas untuk memulihkan roda ekonomi para pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat insiden tersebut.

“Relokasi pedagang sudah kami siapkan agar mereka bisa kembali berjualan. Kami memiliki kapasitas di Pasar Kanjengan baru untuk menampung sekitar 100 sampai 150 pedagang,” ujar Aniceto di lokasi kejadian, Kamis 30 April 2026.

Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat sekitar 468 pedagang terdampak, terdiri atas 450 pedagang los pasar dan 26 pemilik ruko di Blok F.

“Totalnya sekitar 468 pedagang yang terdampak kebakaran di area pasar dan ruko Blok F,” ungkapnya.

Menurut Aniceto, relokasi sementara akan diarahkan ke fasilitas pasar lain yang telah disiapkan pemerintah daerah, termasuk pemanfaatan gedung Pasar Kanjengan baru.

Ia menegaskan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, Dinas Perdagangan juga melakukan investigasi internal untuk mendukung pendataan dampak.

“Kami belum mengetahui secara pasti sumber api karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dari dinas juga sudah dilakukan investigasi internal,” katanya.

Aniceto menambahkan, fokus utama saat ini adalah memastikan para pedagang tetap dapat beraktivitas melalui skema relokasi yang telah disiapkan.

“Yang paling penting para pedagang segera kami fasilitasi untuk bisa kembali berjualan di tempat yang sudah disediakan,” tegasnya.

Pengawasan Pasar Diperketat

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Dinas Perdagangan berencana meningkatkan sistem pengawasan di kawasan pasar.

“Pengawasan akan kami tingkatkan, termasuk pemasangan CCTV dan patroli rutin agar kejadian seperti ini bisa diantisipasi,” jelas Aniceto.

Kerugian akibat kebakaran tersebut sementara ditaksir mencapai Rp5 miliar hingga Rp6 miliar. Namun, pendataan rinci masih terus dilakukan.

“Kerugian ditaksir antara lima sampai enam miliar,” ujarnya.

Pedagang Harap Ada Bantuan Modal

Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa (PPJ) Kota Semarang, Admaji, menyatakan para pedagang siap mengikuti arahan relokasi dari pemerintah sambil menunggu kepastian pemulihan tempat usaha.

“Apapun yang terjadi, sementara kita ke sana dulu. Kita ikuti arahan Dinas Perdagangan, teman-teman akan kami ajak untuk relokasi,” katanya.

Ia berharap pemerintah turut memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha bagi para pedagang terdampak.

“Harapannya ada dorongan modal dari pemerintah kota. Dulu pembangunan ini swadaya, jadi sekarang kami berharap ada perhatian untuk pemulihan,” ucapnya.

Admaji menyebut bangunan pasar yang terbakar telah digunakan hampir 10 tahun dan menjadi pusat perdagangan berbagai komoditas, mulai dari pakaian, sepatu, sandal, hingga kebutuhan lainnya.

“Bangunan ini sudah hampir 10 tahun digunakan, dan isinya macam-macam, ada pakaian, sepatu, sandal, semuanya lengkap,” pungkasnya.(tya)

@folkstime.id

Folkstime.id – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menyampaikan bahwa langkah relokasi pedagang telah disiapkan agar aktivitas perdagangan dapat segera dipulihkan di lokasi yang lebih aman dan tertata. “Relokasi pedagang sudah kami siapkan agar mereka bisa kembali berjualan. Kami memiliki kapasitas di Pasar Kanjengan yang baru untuk menampung sekitar 100 sampai 150 pedagang,” ujarnya, Kamis 30 Apriln 2026 #kebakaransemarang #pasarjohar #kanjengan #kotasemarang #beritaterkini

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Artikel Menarik Lainnya